Rabu 18 Desember 2019, 11:10 WIB

Standar Asesmen Kompetensi Dibuat

Media Indonesia | Humaniora
Standar Asesmen Kompetensi Dibuat

MI/RAMDANI
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno

 

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan berjanji dalam waktu dekat akan menetapkan standar untuk asesmen kompetensi minimum dan survei karakter.  "Nanti akan ada standar minimumnya, misalnya kelas empat sampai bilangan pecahan dan bagaimana aplikasi kesehariannya," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno di Jakarta, kemarin.

Dicontohkan bagaimana penerapan bilangan pecahan dalam keseharian. Misal, jika membeli minyak dengan berat bersih sekian liter dengan harga sekian, dibandingkan dengan berat berbeda dan harga yang berbeda pula. "Melalui penilaian tersebut anak melakukan penalaran. Tidak hanya sekadar menguji pengetahuan," terang dia.  

Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter merupakan perubahan dari format ujian nasional yang digunakan selama ini. Formatnya pun juga berbeda. Untuk format penilaian baru,  diselenggarakan pada perte-ngahan jenjang seperti kelas 4 untuk SD, kelas VIII untuk SMP dan kelas XI untuk SMA.

Totok menegaskan penggantian UN dari pola sebelumnya bukan coba-coba. "Kami sudah mempunyai embrionya yakni Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI), yang sebelumnya digunakan untuk memantau mutu pendidikan secara nasional atau daerah." Penilaian seperti asesmen kompetensi minimum dan survei karakter) dinilai sudah sesuai dengan kaidah, karena tujuan pendidikan tidak hanya menguasai konten, tetapi cara berpikir anak.

 Terkait peran guru, dijelaskan sedapat mungkin tidak ada petunjuk teknis. Guru diberikan kepercayaan agar bisa merdeka dalam pengajaran. Dengan kemerdekaan berpikir, akan melahirkan inovasi. "Itu tujuannya memerdekakan guru dan murid."(Ant/H-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Citra Pemerintah Terdongkrak oleh Bantuan Sosial

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 06:44 WIB
"Pemerintah terbantu dengan program-program bantuan selama pandemi dan itu mendapat respon positif di...
Ilustrasi

Ivermectin Bisa Jadi Alternatif Pengobatan Pasien Covid-19

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 02:10 WIB
Sejumlah negara Amerika Selatan juga telah menggunakan Ivermectin sebagai pengobatan dan tindakan...
Dok. Pribadi

Kowani : Sumpah Pemuda juga Momen Perjuangan Perempuan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 02:01 WIB
"Dua bulan setelah peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, para perempuan Indonesia menginisiasi pembentukan Perikatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya