Selasa 17 Desember 2019, 21:30 WIB

Demokrat Bakal Usung Gibran Jika Elektabillitasnya Moncer

Yanti Nainggolan | Politik dan Hukum
Demokrat Bakal Usung Gibran Jika Elektabillitasnya Moncer

MI/Widjajadi
Gibran Rakabuming

 

PARTAI Demokrat masih menimbang dukungan terhadap putra Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming sebagai calon Wali Kota Solo, Kawa Tengah. Demokrat terus memantau perkembangan elektabilitas Gibran di Solo.

"Apakah Demokrat akan mendukung atau tidak, proses kami sedang berlangsung," kata Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Panjaitan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, (17/12).

Menurut Hinca, Demokrat membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin maju di Pilkada Solo. Demokrat tidak menutup diri untuk berkoalisi bila memang calon yang diusung memiliki peluang menang.

"Karena demokrasi itu kan akhirnya publik memilih sebanyak-banyaknya," ungkap Hinca.

 

Baca juga: 1000 Relawan Antar Gibran Daftar Balon Wali Kota

 

Hinca mengatakan sikap serupa dilakukan terhadap menantu Jokowi, Bobby Nasution dalam pemilihan Wali Kota Medan. Demokrat mahfum kedua nama ini sedang jadi sorotan lantaran terkait langsung dengan Presiden Jokowi.

"Entah itu di Solo, entah itu di kota Medan. Dua ini yang menjadi apa namanya perbincangan publik," ucap Hinca.

Gibran Rakabuming Raka telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Solo di Pilkada 2020. Gibran ingin memajukan kota kelahirannya itu. Putra sulung Jokowi itu berharap mendapatkan kursi dari PDI Perjuangan.

Ia bahkan telah bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. PDI Perjuangan memastikan tak akan memberikan 'karpet merah' buat putra sulung Jokowi itu. Gibran tetap mengikuti proses seleksi internal partai.

Bobby Nasution juga mantap bertarung di Pilkada Medan 2020. Bobby telah mengembalikan formulir calon wali kota ke PDI Perjuangan, Partai NasDem, dan Partai Golkar. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More