Selasa 17 Desember 2019, 21:04 WIB

Mentan: Impor Besar Merendahkan Harga Diri Bangsa

Eva Pardiana | Ekonomi
Mentan: Impor Besar Merendahkan Harga Diri Bangsa

MI/Eva Pardiana
Penandatanganan MoU peningkatan ekspor komoditas pertanian di Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Selasa (17/12)

 

APABILA suatu bangsa masih mengimpor khususnya komoditas pertanian dalam jumlah besar, berarti merendahkan harga diri bangsa

"Kalau impor itu berarti merendahkan martabat dan harga diri suatu bangsa.Kita harus bangga kalau ekspor kita sudah lebih besar daripada impor, paling tidak balance-lah" kata Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, di Lampung Tengah, Selasa (17/12).

Mentan mengatakan, Indonesia memiliki modal yang sangat besar untuk terus meningkatkan ekspor, baik kualitas maupun kuantitas. Selain lahan yang membentang luas, kondisi alam juga mendukung pengembangan komoditas pertanian.

"Kita punya tanah, gunung, sungai dan laut yang siap dimanfaatkan. Kita punya matahari yang selalu bersinar. Rakyat kita banyak, 267 juta kalau saya bilang itu rahmat. Alam sudah siap, rakyatnya banyak, tinggal kita datang memberikan energi," ujarnya, seusai penandatanganan MoU peningkatan komoditas ekspor antara Direktorat Jendral Tanaman Pangan dan PT Great Giant Pineapple (GGP) di Training Center GGP, Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Dalam lawatan perdananya sebagai Menteri Pertanian ke Lampung, Syahrul sekaligus melepas ekspor komoditas pertanian senilai Rp181 milyar.

Berbagai komoditas pertanian asal Bumi Ruwa Jurai yang dikirim ke berbagai negara tersebut,  di antaranya kopi biji, kayu manis, kelapa, karet, olahan nanas, tetes tebu, ampas kulit, olahan kelapa sawit, jagung, lada biji, kakao dan lengkuas.

''Saya ingin ekspor komoditas pertanian dari Provinsi Lampung bisa meningkat. Harus tiga kali lipat,'' ujar Mentan.

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil mengungkapkan, berdasarkan data lalu lintas ekspor, IQFAST di wilayah kerja Karantina Pertanian Lampung tercatat peningkatan volume ekspor sebesar 47 persen.

Tahun 2018 tercatat hanya 1,017 juta ton, sementara tahun ini hingga pertengahan Desember 2019 tercatat 1,495 juga ton. Meningkat 47,03% untuk komoditas kelapa sawit, tetes tebu, kopi biji, olahan nanas dan pisang.

Selain itu, pada 2019 Provinsi Lampung juga telah merambah neraga baru tujuan ekspor komoditas pertaniannya, di antaranya komoditas pisang ke Bahrain, Rusia, Kazaktan dan Argentina.

Sedangkan nanas kaleng dari Lampung selama kurum waktu satu tahun terakhir telah merambah ke beberapa negara baru seperti Brazil, Kanada, Malta, Nigeria dan Rusia. Juga komoditas kopi robusta yang mulai masuk ke Albania.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berkomitmen untuk berperan aktif menyukseskan tiga kali lipat ekspor. Ia berharap bantuan dan dorongan yang diberikan oleh Kementan dapat dimanfaatkan oleh dinas terkait dan masyarakat Lampung secara optimal.

''Kami pasti akan sangat mendorong dan membantu upaya penguatan dan peningkatan ekspor komoditas pertanian asal Lampung terutama penguatan pengembangan ekspor melalui pengembangan berbasis kawasan,'' katanya.

Government Relations and External Affair Director GGP,  Welly Soegiono mengungkapkan pihaknya memiliki kapasitas produksi 2.500 metrik ton per hari, dengan limbah sebanyak 300 ton untuk diberikan makan ke ternak sapi guna penggemukan.

Hingga saat ini populasinya mencapai 2.000 ekor dengan siste pengelolaan west manajemen farm . Ke depan Welly berharap pemerintah bisa membantu terutama dalam mengatasi kendala regulasi pasar di luar negeri.

"Kalau Indonesia mau jadi negara maju dan sejahtera, tidak usah macam-macam, fokus saja di pertanian, kita bisa besar," kata Welly. (OL-11)

 

Baca Juga

Ist/Kementan

Serahkan 100 Ribu Bibit Pala, Mentan SYL: Kita Kuasai Pasar Dunia

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 18:34 WIB
Salah satu teknologi perkebunan yang telah dihasilkan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balitri) adalah pala varietas...
MI/Andri Widiyanto

Kadin Optimistis Normal Baru Bakal Tingkatkan Kegiatan Ekonomi

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 17:30 WIB
Dalam beberapa pekan pertama new normal, peningkatan ekonomi diprediksi akan pulih secara...
ANTARA

Bali Segera Terapkan New Normal, Penerbangan Lakukan Persiapan

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 17:15 WIB
Bagi penumpang yang hendak masuk ke Bali melalui Bandara International I Gusti Ngurah Rai Bali hendaknya harus mempersiapkan diri dengan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya