Selasa 17 Desember 2019, 15:34 WIB

Jokowi: Industri Lobster Harus Ada Nilai Tambah

Andhika prasetyo | Ekonomi
Jokowi: Industri Lobster Harus Ada Nilai Tambah

Antara
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan industri lobster di Tanah Air harus mengedepankan nilai tambah.

Dia tidak menginginkan komoditas tersebut diekspor secara sembarangan tanpa memperhitungkan dampak yang ditimbulkan baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan.

"Jangan awur-awuran. Semua ditangkap, diekspor. Itu tidak bener," ujar Jokowi usai meresmikan Tol Balikpapan-Samarinda di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (17/12).

Presiden mengatakan negara harus mendapat manfaat dari kegiatan ekonomi di sektor lobster. Tetapi, di sisi lain, aspek lingkungan juga tidak boleh diabaikan.

"Kita jangan hanya melihat lingkungan saja, nilai ekonominya juga dilihat. Tapi juga jangan lihat nilai ekonominya saja, lingkungan juga harus kita pelihara. Keseimbangan antara itu yang penting. Keseimbangan itu yang diperlukan," tutur Jokowi.

Jika hal tersebut bisa direalisasikan, dampak positif akan memghujani semua pihak. Negara dan nelayan akan mendapatkan manfaat. Lingkungan pun tidak rusak.

"Yang paling penting itu, nilai tambah ada di dalam negeri," tegasnya. (OL-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More