Selasa 17 Desember 2019, 16:00 WIB

Ribuan Orang Teken Petisi untuk Selamatkan Bangunan di Hiroshima

Basuki Eka Purnama | Internasional
Ribuan Orang Teken Petisi untuk Selamatkan Bangunan di Hiroshima

straitstimes.com
Tugu Perdamaian Hiroshima atau Dome Genbaku

 

RIBUAN orang menandatangani sebuah petisi daring menolak rencana perobohan dua bangunan dari awal abad ke-20 yang masih bertahan setelah sebuah serangan bom atom menghancurkan Kota Hiroshima, Jepang.

Pemerintah lokal, Selasa (17/12), mengonfirmasi telah menerima petisi yang ditandatangani 12 ribu orang meminta bangunan yang berada 2,7 kilometer dari jatuhnya bom atom pada 1945 itu diselamatkan.

Bangunan bata merah setinggi tiga lantai itu merupakan bagian dari rangkaian empat bangunan yang dibangun pada 1913 dan digunakan untuk memproduksi seragam militer Jepang.

Pemeriksaan rutin, dua tahun lalu, menemukan bangunan itu tidak akan tahan gempa kuat.

"Kami tidak memiliki pilihan lain karena jika bangunan itu roboh akan melukai warga," ujar seorang pejabat yang menolak disebutkan namanya,.

Baca juga: Rusia dan Tiongkok Usulkan Pelonggaran Sanksi Korut

Pemerintah Kota Hiroshima memiliki tiga dari empat bangunan yang ada sementara pemerintah Jepang menguasai sisanya.

Menyelamatkan dan menguatkan tiga bangunan milik pemerintah lokal akan menghabiskan biaya sebesar 8,4 miliar yen (sekitar Rp1 triliun).

Mereka mengusulkan untuk merobohkan dua bangunan dan menyelamatkan satu bangunan yang paling kuat sehingga biayanya diperkirakan hanya berkisar antara 1,4 miliar dan 3,1 miliar yen.

Namun, usulan itu terbukti tidka populer dengan munculnya petisi daring yang ditandatangani hampir 15 ribu orang.

Tugu Perdamaian Hiroshima atau Dome Genbaku merupakan bangunan paling terkenal yang tersisa saat kota Jepang itu dihantam bom atom pada 6 Agustus 1945.

Jepang merupakan satu-satunya negara di dunia yang menjadi korban bom atom. Kota Hiroshima dan Nagasaki membuat pemerintah Jepang menyerah pada 15 Agustus 1945 dan mengakhiri Perang Dunia II.

Sebanyak 140 ribu orang tewas saat bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan 74 ribu orang tewas di Nagasaki, tiga hari kemudian. (AFP/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More