Selasa 17 Desember 2019, 14:30 WIB

Anggota Komisi III DPR Tuding PPATK Bikin Heboh Soal Kasino

Arga Sumantri | Politik dan Hukum
Anggota Komisi III DPR Tuding PPATK Bikin Heboh Soal Kasino

ANTARA/Reno Esnir
Anggota Komisi III DPR Jazilul Fawaid

 

ANGGOTA Komisi III DPR Jazilul Fawaid mempertanyakan alasan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) mempublikasi rekening kasino diduga milik kepala daerah di Indonesia. Publikasi dinilainya malah membikin gaduh.

"Ini jadi semacam membuat kegaduhan, menurut saya. Kalau selama ini tidak ada titik terang yang jelas, terus diumumkan," kata Jazilul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (17/12).

Jazilul menilai PPATK seharusnya bekerja sesuai tugas dan fungsinya. Ia mengingatkan, tugas PPATK yakni sebatas mengawasi transaksi mencurigakan.

PPATK bisa memproses temuan transaksi mencurigakan dengan menggandeng pihak lain.

"Dalam strategi penegakan hukum, yang tepat sasaran, apa benar kalau dipublikasikan itu tepat sasaran?" ujarnya.

Baca juga: PPATK Serahkan Temuan Rekening Kasino ke KPK dan Polisi

Menurut Jazilul, sebaiknya PPATK memanggil pihak dimaksud dan meminta penjelasan. Kalau memang tidak punya kewenangan, PPATK bisa melaporkan kepada penegak hukum.

"Dari pada dipublikasikan membuat kegaduhan dan kecurigaan satu sama lain. Kan akan lebih bijaksana kalau seperti itu," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin menyampaikan beberapa hal tentang refleksi PPATK selama periode 2019. PPATK menemukan dugaan TPPU kepala daerah menyimpan uang mereka di luar negeri di sebuah rekening kasino.

"PPATK menelusuri transaksi keuangan beberapa kepala daerah yang diduga melakukan penempatan dana dalam bentuk valuta asing dengan nominal setara Rp50 miliar ke rekening kasino di luar negeri," kata Kiagus  (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More