Selasa 17 Desember 2019, 10:19 WIB

Pantauan Harga Bahan Pokok Jelang Akhir Tahun Stabil

Agus Utantoro | Nusantara
Pantauan Harga Bahan Pokok Jelang Akhir Tahun Stabil

MI/Amiruddin Abdullah Reubee
Harga pokok pangan di daerah stabil menjelang Natal dan Tahun Baru

 

MENJELANG libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Kepala Badan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti) Tjahya Widayanti memantau stok dan harga pangan di Pasar Kranggan dan Pasar Beringharjo, Senin (16/12/2019). Tjahya mengungkapkan, hasil pantauan di kedua pasar rakyat tersebut menunjukkan ketersediaan pasokan yang cukup dan harga relatif stabil.

"Secara umum, harga bapok seperti beras, gula, dan minyak goreng di Pasar Kranggan dan Pasar Bringharjo, Yogyakarta relatif stabil," kata Tjahya.

Untuk pasokan, katanya, tidak ada kendala berarti baik dari sisi ketersediaan dan pendistribusian di Kota Yogyakarta. Kondisi harga-harga tersebut, lanjutnya, diprediksi stabil hingga akhir tahun mengingat distribusi pasokan bahan pokok pangan terpantau lancar.

Berdasarkan pantauan di Pasar Kranggan, beras medium dijual dengan harga Rp9.000-Rp10.000/kg, beras Bulog Rp9.000/kg, beras premium Rp10.250-Rp12.500/kg, gula pasir Rp12.500/kg, minyak goreng curah Rp11.000/liter, telur ayam Rp26.00/kg, daging ayam Rp32.000/kg, daging sapi Rp105.000-Rp120.000/kg, cabe merah keriting Rp30.000/kg, cabe
merah besar Rp20.000/kg, cabe rawit merah Rp30.000/kg, bawang merah Rp30.000-Rp32.000/kg, dan bawang putih Rp28.000/kg.

Sementara itu, di Pasar Beringharjo beras medium dijual dengan harga Rp9.500-10.000/kg, beras Bulog Rp9.000/kg, beras premium Rp10.000-Rp13.000/kg, gula pasir Rp12.500/kg, minyak goreng curah Rp11.000/liter, telur ayam Rp25.500/kg, daging ayam Rp33.000/kg, daging sapi Rp115.000/kg, cabe merah keriting Rp27.000/kg, cabe merah besar
Rp25.000/kg, cabe rawit merah Rp30.000/kg, bawang merah Rp30.000/kg, dan bawang putih Rp26.000/kg. Usai melakukan peninjauan, Tjahya kemudian mengikuti Rakorda Natal dan Tahun Baru Provinsi DIY di Kompleks Kantor Gubernur di Kepatihan, Yogyakarta.

"Rakorda ini merupakan upaya meningkatkan sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok (bapok) dalam menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020," ujar Tjahya.

Pada Rakorda, Tjahya menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Setelah engidentifikasi pasokan bapok di lapangan, melalui Rakorda dikoordinasikan langkah-langkah yang perlu dilakukan pihak terkait dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bapok menjelang Natal dan Tahun Baru.

Tjahya juga menyampaikan, untuk menjaga inflasi bahan makanan pada tingkat yang stabil. Beberapa komoditas bapok yang perlu diantisipasi pasokannya antara lain yaitu daging ayam, bawang merah, telur ayam ras, dan gula.

"Kami mengimbau pemerintah daerah memantau dan melaporkan keamanan dan kelancaran distribusi bapok. Dan jumlah stok bapok yang dimiliki pedagang di pasar pantauan. Hal itu perlu dilakukan guna mengetahui perkiraan kebutuhan stok bapok harian di pasar-pasar tersebut dan segera  melaporkan jika ada gejolak harga ataupun hambatan distribusi," ujar Tjahya.

Dari total 15 daerah pantauan, Yogyakarta merupakan daerah terakhir yang dikunjungi. Sebelumnya, telah dilakukan pantauan di 14 daerah lainnya yaitu Sumatra Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Papua Barat sebagai daerah yang mayoritas masyarakatnya merayakan Natal.

Rangkaian pantauan ke seluruh daerah tersebut berlangsung pada minggu ke-2 November hingga minggu ke-2 Desember 2019. Sementara itu, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, serta Yogyakarta diprediksi berpotensi memberikan andil inflasi cukup tinggi.

baca juga: Bule Prancis Tutup Akses Jalan di Sumba Barat

Untuk mengawal pasokan, pemeritah juga menerjunkan  Tim Penetrasi Pasar yang menyasar di ke 45 kabupaten/kota. Tim Penetrasi Pasar bertugas pada 16-20 Desember 2019. Pada kegiatan tersebut, Tim Penetrasi Pasar berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Satgas Pangan Daerah.

"Kami ingin agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru  dengan tenang, tanpa mengkhawatirkan adanya gejolak harga bapok di pasar," pungkas Tjahya. (OL-3)

 

Baca Juga

Dok: BNPB

Wakil Wali Kota Surabaya Usul Beli Mobil Lab PCR

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 10:10 WIB
"Nanti saya usulkan ke Bu Wali Kota (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini) untuk beli sendiri. Kita bisa...
dok pemprov jatim

Kuota Khusus Kursi SMA-SMK untuk Anak Nakes Pejuang Covid-19

👤RO/Micom 🕔Minggu 31 Mei 2020, 09:59 WIB
Pemprov Jatim siapkan kuota 1% bangku sekolah bagi putra putri tenaga kesehatan sampai dengan sopir ambulans, yang mendedikasikan diri...
ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Semarang

Longsor Tutup Ruas Tol Semarang-Solo KM 426

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 09:20 WIB
"Kendaraan dari arah Solo dialihkan keluar melalui gerbang Tol...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya