Selasa 17 Desember 2019, 10:07 WIB

Bule Prancis Tutup Akses Jalan di Sumba Barat

Palce Amalo | Nusantara
Bule Prancis Tutup Akses Jalan di Sumba Barat

Antara
Ilustrasi

 

SEORANG warga negara asing (WNA) asal Prancis bernama Alan dilaporkan menutup akses jalan menuju lahan milik investor dalam negeri di Desa Harona Kala, Kecamatan Lamboya Barat, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penutupan akses jalan itu memaksa Bupati Sumba Barat Agustinus Dapawole turun tangan.

"Masalah penutupan akses jalan itu saya sudah sampaikan kepada BPN (Badan Pertanahan Nasional), camat dan kepala desa untuk segera menyelesaikannya," katanya saat dihubungi, Senin (17/12/2019).

Warga negara asing itu menutup akses jalan dengan cara membeli tanah di bagian belakang tanah milik investor dalam negeri. Tanah tersebut dijadikan jalan pribadi sehingga menutup akses jalan investor lainnya. Padahal ruas jalan yang dibeli WNA tersebut akan dibangun jalan desa sehingga bisa diakses oleh masyarakat dan juga investor lainnya yang akan menenamkan modalnya di lokasi wisata tersebut.

"Sesuai perintah Presiden Joko Widodo, tidak boleh membuat para investor lari dari tempat kita," ujarnya.

Hal tersebut dikhawatirkan bisa berdampak pada  hengkangnya investor dari Sumba Barat. Padahal Sumba Barat membutuhkan investor untuk membangun daerah itu. Tidak itu saja. WN Prancis ini juga dilaporkan membeli tanah yang sebelumnya sudah dijual kepada investor lain. Proses pembelian tanah juga sudah diikat dengan 'Perjanjian Pengikatan Jual-Beli.' disertai kuitansi transaksi jual-beli.

Salah satunya hamparan lahan yang dijual oleh seorang warga setempat bernama Daud K Tagu d Kadongka, Desa Harona Kala. Bahkan pihak investor harus menyurati Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat untuk meminta perlindungan terkait persoalan tersebut.

baca juga: Jelang Pilkada 2020, Kendal Mulai Memanas

Pasalnya BPN sebagai kantor pemerintahan di bidang pertanahan, bertugas antara lain melindungi serta kepastian hukum bagi para investor yang menanamkan modalnya di Sumba Barat. Bupati Agustinus Dapawole minta persoalan yang menghambat investasi di Sumba Barat segera diselesaikan dengan baik. (OL-3)

 

Baca Juga

Antara

Puluhan Ribu Peternak Ayam Terancam Gulung Tikar akibat Covid-19

👤Ahmad Maulana 🕔Kamis 02 April 2020, 20:57 WIB
Pemerintah perlu mengembalikan harga di tingkat peternak menjadi minimal Rp18 ribu sebagai harga acuan. Setidaknya bila harga jual...
Dok.MI

"Vina Garut" Divonis 3 Tahun Penjara.

👤Antara 🕔Kamis 02 April 2020, 20:38 WIB
Pelaksanaan sidang putusan terhadap terdakwa inisial V itu digelar secara virtual, yaitu telekonferensi, karena adanya aturan mencegah...
MI/Yusuf

Banyak Dicari Harga Madu Melejit di Flores Barat

👤John Lewar 🕔Kamis 02 April 2020, 19:50 WIB
WABAH korona atau Covid-19 ini membuat permintaan madu cukup tinggi. Masyarakat berupaya menjaga kesehatannya dengan mengkonsumsi madu....

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya