Selasa 17 Desember 2019, 10:45 WIB

Reli Dakar Diharap Dongkrak Pariwisata Arab Saudi

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Reli Dakar Diharap Dongkrak Pariwisata Arab Saudi

AFP/FRANCK FIFE
Reli Dakar

KETUA Otoritas Olahraga Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Turki al-Faizal, Senin (16/12), mengatakan Reli Dakar 2020, yang akan digelar di negara itu untuk pertama kali, diharapkan meningkatkan potensi pariwisata negara kerajaan itu.

Penyelenggara balapan maraton selama 12 hari melintasi gurun pasir Arab itu mengaku mereka sempat ragu membawa balapan paling melelahkan di dunia itu ke Arab Saudi yang selama ini dikecam karena pelanggaran HAM mereka.

Namun, Pangeran Abdulaziz mengatakan balapan itu akan membantu Arab Saudi membuka diri kepada turis asing dalam upaya meningkatkan pemasukan dari sektor nonmigas.

"Dengan digelarnya Reli Dakar di sini, dunia akan melihat alam yang indah kami serya gurun pasir yang cantik," ujar Pangeran Abdulaziz kepada wartawan di Qiddiya.

Baca juga: Tiga Pembalap Nasional Bersaing Ketat di Boyolali

"Dunia akan melihat sebuah kerajaan yang ramah yang tidak sabar menyambut wisatawan dari berbagai dunia," imbuhnya.

Reli Dakar 2020 akan bertolak dari Jeddah pada 5 Januari dan menempuh perjalanan sejauh 7.800 kilometer selama 12 hari. Reli Dakar akan mencapai finis di Qiddiya.

Balapan yang akan melibatkan lebih dari 550 pembalap dari berbagai dunia akan melewati sejumlah lokasi mulai dari NEOM, kota masa depan yang tengah dibangun hingga situs warisan dunia Al-Ula.

Reli Dakar awalnya digelar antara Paris dan ibu kota Senegal, Dakar di Afrika Barat. Balapan itu kemudian dipindah ke Amerika Selatan karena masalah keamanan. Kini, balapan itu akan digelar di Semenajung Arab selama setidkanya lima tahun ke depan. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More