Selasa 17 Desember 2019, 08:46 WIB

Kapal Tabrak Karang, Nakhoda dan ABK Selamat

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Kapal Tabrak Karang, Nakhoda dan ABK Selamat

MI/Rendy Ferdiansyah
Nakhoda dan tiga anak buah kapal berhasil dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat penanggulangan bencana BPBD Bangka Belitung.

 

KAPAL Motor (KM) Sentosa yang diduga bermuatkan Gas Subsidi Elpiji 3 kilogram, dikabarkan tenggelam setelah menabrak karang di perairan Tanjungpendam Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Selasa (17/12/2019) dini hari. Dalam Laka laut tersebut, satu nakhoda dan tiga anak buah kapal berhasil diselamatkan oleh Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PB) Belitung.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung , Mikron Antariksa membenarkan adanya laka laut berdasarkan informasi yang masuk dari PB Belitung.

"Ya benar, informasi laporan yang masuk dari Belitung ada kapal yang tenggelam. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa seluruh korban selamat," kata Mikron, Selasa (17/12/2019).

Ia menyebutkan kronologi kejadian berawal dari mesin kapal rusak kemudian nakhoda melakukan lego jangkar. Sayangnya karena arus deras gelombang besar, kapal menabarak karang di perairan Karang Depan Kalimuak, Pantai Tanjungpendam, Kecamatan Tanjungpandan Belitung.

"Cuaca ekstrem saat mesin kapal rusak. Kemudian jangkarnya larat dan menabrak karang lalu kapal tenggelam. Itu laporan dari pimpinan PT Hera selalu pemilik kapal barang seperti disampaikan ke PB Belitung," ujarnya.

baca juga: Bea Cukai Gagalkan Penyulundupan Narkotika Lewat Mainan

Berdasarkan laporan itu, TRC PB Belitung bergerak cepat dengan mengerahkan perahu karet. Satu nakhoda dan tiga ABK berhasil diselamatkan sekitar pukul 04.00WIB. Sementara, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie mengaku belum bisa memastikan isi muatan kapal.

"Belum dapat info detailnya apakan benar kapal mengangkut gas elipiji subsidi 3 kg," kata  Isyak Meirobie. (OL-3)

 

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More