Selasa 17 Desember 2019, 08:45 WIB

Erick Tunggu Permintaan Maaf dari Ari Ashkara

Candra Yuri Nuralam | Ekonomi
Erick Tunggu Permintaan Maaf dari Ari Ashkara

AFP/IBNU ANJAR
Mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara

 

MENTERI BUMN Erick Thohir mengatakan, hingga saat ini, Eks Direktur Utama Garuda I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara belum meminta maaf. Ari Askhara juga belum menghubungi Erick.

"Belum ada permintaan maaf sampai saat ini," kata Erick dalam program Opsi Metro TV, Senin (16/12).

Erick mengatakan pintu maafnya masih terbuka lebar saat ini. Dia masih menunggu itikad baik Ari untuk meminta maaf.

"Saat isunya sudah meninggi, saya kan sudah kasih sinyal lebih baik mundur. Karena jiwa ksatria itu mengakui kesalahan," ujar Erick.

Baca juga: Tantangan bagi Program Sejuta Rumah

Meski demikian, Erick tidak mau membebani Ari Askhara untuk meminta maaf. Dia juga tidak mau terus membebani Ari dengan serangan-serangan yang menghancurkan nama baiknya.

"Kembali, ini yang saya tekankan lagi, ketika ini jadi domain publik saya juga sebagai pemimpin punya empati kalau mereka kan juga punya keluarga, gitu," tutur Erick.

Garuda Indonesia menjadi sorotan setelah penyelundupan motor Harley-Davidson FLH Electra Glide Shovelhead produksi 1970-an dan dua sepeda lipat Brompton terbongkar. Kendaraan itu ditemukan di dalam pesawat baru Garuda jenis Airbus A330-900 seri Neo dari Toulouse, Prancis, Sabtu (16/12).

Harga motor Harley itu berkisar Rp200 juta sampai dengan Rp800 juta. Sementara itu, nilai sepeda Brompton berkisar antara Rp50 juta hingga Rp60 juta per unitnya. Total kerugian negara berkisar antara Rp532 juta sampai Rp1,5 miliar akibat kasus ini. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More