Senin 16 Desember 2019, 22:58 WIB

Begini Kesan Pengguna Tol Layang Japek

Fathurrozak | Ekonomi
Begini Kesan Pengguna Tol Layang Japek

Mi/Ramdani
Suasana malam di Tol Layang Jakarta-Ciikampek

 

AAN Priyadi tengah singgah di rest area pertama setelah keluar Tol Layang Jakarta Cikampek. Ia bersama keluarganya, tengah menuju Bandung, Jawa Barat.

Menggunakan mobil berjenis MPV, ia memborong kelima anggota keluarganya. Pekerja swasta tersebut telah mencoba dua kali jalan bebas hambatan yang baru dibuka untuk publik sejak Minggu, (15/12). Pertama, pada Minggu siang dan kedua, Senin malam ini.

"Waktu kemarin saya bertiga bersama teman. Jadi bisa bawa dengan kecepatan 80km/jam. Waktu tempuh pun hanya 25 menit. Malam ini karena ramai bersama keluarga, jadi paling tadi saya bawa pada kecepatan 55-60km/jam. Ya setengah jam lebih keluar tol layang," ungkap Aan saat ditemui di rest area pertama setelah keluar Tol Layang Japek, Senin, (16/12), sekitar pukul 21:48 WIB.

Baca juga : Tol Layang Jakarta-Cikampek

Meski menurut Aan dengan kehadiran tol layang Japek yang masih digratiskan ini mampu mempersingkat waktu tempuh, ia mengaku jalan masih kurang nyaman. Terlebih, pada sambungan antarblok.

"Cuma kurang bagus jalannya. Masih ada sambungan itu yang terasa sekali. Jadi masih kurang nyaman. Tapi kan ini masih percobaan."

Sebelumnya, bila melintasi Tol Jakarta-Cikampek, Aan bisa menghabiskan waktu hingga dua jam. Sebab macet dan banyaknya kendaraan besar yang melintas. Sementara, untuk Tol Layang Japek, hanya kendaraan kecil yang diperbolehkan melintas.

"Menurut saya, penerangan pun masih kurang ya. Harusnya bisa diterangi lagi. Kemarin bawa dengan kecepatan 80km/jam memang terasa sekali di sambungan itu. Saya tidak berani melintas dengan kecepatan lebih dari 80km/jam, karena ada cctv juga di tiap 500 meter," lanjut Aan. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More