Senin 16 Desember 2019, 21:04 WIB

Kado Natal Presiden Jokowi untuk Masyarakat Papua

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
Kado Natal Presiden Jokowi untuk Masyarakat Papua

DOK.PLN
Petugas PLN memperbaiki jaringan listrik pascaaksi massa di Wamena, Papua.

 

KETIKA sejumlah wilayah di Indonesia di bagian barat sudah terang benderang,  mayoritas masyarakat di wilayah Papua justru masih hidup dalam kegelapan.  Pasalnya, wilayah mereka belum teraliri listrik.

Data menunjukkan bahwa tingkat keterjangkauan listrik atau rasio elektrifikasi di wilayah Timur Indonesia itu baru mencapai 47%. Dengan kata lain  ada 53% penduduk Papua dan Papua Barat yang belum bisa menikmati akses listrik.

Baca juga: Ini Pembangkit Listrik EBT yang akan diterapkan PLN di Papua

Memang harus diakui pembangunan infrastruktur di Papua tidak semudah seperti yang dilakukan di daerah lain, karena medan dan tanahnya yang rumit. Meski begitu Presiden Jokowi menganggap hal ini sebagai suatu tantangan bagi PLN.

Itu sebabnya, Direktur Vox Poin Indonesia Moses Morin sangat mengapresiasi janji Presiden Jokowi untuk membuat terang Kabupaten Puncak Papua. Apalagi menurut rencana pada 20 Desember nanti Presiden Jokowi melalui kementerian ESDM akan melakukan peresmian perdana listrik tenaga PLTMH 700MW di Illaga, Kabupaten Puncak Papua.

"Hal ini merupakan Kado Natal yang paling terindah buat masyarakat Kabupaten Puncak Papua yang selama ini hidup dalam kegelapan," ujar Moses Morin, kepada wartawan, di Depok, Senin (16/12).

Menurutnya Masyarakat Papua sangat berterima kasih kepada Presiden Jokowi. "Kalau dalam bahasa Papua, Pace Jokowi ko tra kosong," kata morin.

Bukan hanya itu, peran serta pemerintah daerah Kabupaten Puncak melalui tangan dingin seorang pemimpin Bupati Puncak Welem Wandik yang selama hampir 5 tahun berjuang bersama Dinas Pertambangan dan Energi Kab Puncak membuat terobosan baru Terang Kampungku Puncak Papua juga patut diapresiasi.

Rencananya peresmian akan dihadiri oleh menteri ESDM yang mewakili Presiden Jokowi sebagai bentuk kinerja kongkrit Nawacita. (KG/A-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More