Senin 16 Desember 2019, 22:40 WIB

The Reds kembali Kunjungi Wanda Metropolitano

AFP/UEFA/Faj/R-2 | Sepak Bola
The Reds kembali Kunjungi Wanda Metropolitano

Fabrice COFFRINI / AFP
Duta besar Liga Champions UEFA Hamit Altintop memegang slip Liverpool FC pada undian babak 16 besar Liga Champions ­Eropa di Nyon, Swiss.

 

JUARA bertahan Liverpool kembali ke tempat mereka berjaya sebagai klub terbaik Eropa setelah undian babak 16 besar Liga Champions ­Eropa di Nyon, Swiss, kemarin, ­mempertemukan dengan ­Atletico Madrid.

Tim besutan Juergen Klopp bakal berkunjung ke Stadion Wanda Metropolitano, ­markas Atletico Madrid, tempat ­mereka mengangkat trofi juara pada Juni silam. Kunjungan untuk melakoni laga pertama 16 besar menantang Atleti--julukan Atletico Madrid--tim yang tiga kali menjadi runner-up ajang terelite antarklub Eropa itu.

“Tahapan ini menjadi sangat sulit karena kami bertemu lawan yang merupakan juara bertahan,” ungkap Direktur Klub Atletico, Clemente ­Villaverde.

“Mereka juara. Mereka memiliki aset untuk dijuluki sebagai tim terbaik Eropa. Kami harus bekerja keras dan menggunakan seluruh pengalaman. Kami tahu mereka juga tidak akan menjalani dengan mudah,” tegas Villaverde.

Hasil undian lain, tim ­asuhan Pep Guardiola, Manchester City, yang menatap trofi pertama Eropa, sudah harus berjumpa pemilik 13 gelar juara Eropa, Real Madrid.

Secara head to head, El Real dominan atas Manchester City. Dari empat kali pertemuan di Liga Champions, Real Madrid meraih dua kemenangan dan dua kali imbang.

Terakhir kali mereka bersua di semifinal Liga Champions musim 2015/2016. Saat itu Real Madrid menang 1-0 di kandang dan imbang 0-0 di Etihad Stadium. Kemenangan itu mengantarkan Real ­Madrid merengkuh gelar seusai mengalahkan Atletico Madrid di final.

Di undian lain, bintang Borussia Dortmund, Marco Reus, siap menghentikan ­ambisi ­Paris Saint Germain.

“Pertemuan yang menarik bagi kedua skuad tim dan fan. Tujuan kami ialah lolos ke babak selanjutnya,” kata Reus.

Berdasarkan rekor pertemuan, kedua tim sama kuat. Mereka baru dua kali bertemu di kancah Eropa, yakni di Liga Europa musim 2010/2011. Saat itu kedua tim berbagi poin 0-0 dan 1-1. (AFP/UEFA/Faj/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More