Senin 16 Desember 2019, 19:12 WIB

Bea Cukai Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Ganja di Kantor Pos

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Bea Cukai Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Ganja di Kantor Pos

Istimewa/Bea Cukai
Konferensi pers tentang penyelundupan ganja tersebut dilakukan dengan modus false packaging atau disembunyikan dalam paket kiriman pos.

 

SEJALAN dengan arahan Presiden Republik Indonesia agar aparat penegak hukum dapat meningkatkan komitmen untuk menindak tegas para pengedar narkotika di wilayah Indonesia, Bea Cukai Balikpapan, bekerja sama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kalbagtim dan Polda Kaltim menggagalkan penyelundupan satu kilogram marijuana/ganja, pada 16 November 2019.

Penyelundupan ganja tersebut dilakukan dengan modus false packaging atau disembunyikan dalam paket kiriman pos dari Medan menuju Balikpapan melalui Kantor Pos Lalu Bea Balikpapan.

Kepala Kantor Bea Cukai Balikpapan, Fitra Krisdianto mengungkapkan kronologi singkat penindakan yang telah dilakukan.

“Penindakan ini dilakukan berdasarkan informasi dari Polda Kaltim. Terhadap barang yang dicurigai tersebut kami periksa dengan deteksi anjing K9 walker dan x-ray dengan hasil respon positif," kata Fitra.

"Tersangka dan barang bukti selanjutnya kami serah terimakan kepada pihak Polda Kaltim untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Dari hasil pengembangan data kiriman dan analisa komunikasi didapatkan ada deteksi kiriman serupa di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan, Kolaka, Sulawesi Tenggara, dan Malang, Jawa Timur,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama pula, Fitra menyampaikan apresiasinya terhadap unit anjing pelacak Bea Cukai yang membantu penggagalan penyelundupan.

“Dalam memberantas kejahatan, ada satu unsur penting penegakan hukum yang perlu diberi apresiasi, yaitu para anjing pelacak. Tak hanya sebagai atribut pelengkap, mereka punya andil besar dalam menggagalkan banyak operasi penyelundupan narkotika," tutur Fitra.

"Meski terlihat jinak dan cerdas, butuh banyak pelatihan dan upaya agar mereka bisa bekerja dengan baik. Tentunya tidak sembarang anjing bisa mendapat kesempatan bekerja dan dilatih sebagai anggota penegak hukum, karena perlu ada beberapa persyaratan yang dipenuhi,” ungkapnya.

Fitra menambahkan, melalui penggagalan penyelundupan atas narkotika kali ini masyarakat kembali diingatkan bahwa jaringan narkotika tidak akan pernah berhenti untuk menyelundupkan narkotika yang membahayakan anak bangsa.

“Untuk itu, kami imbau masyarakat untuk selalu dapat membentengi diri dan mendukung pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika, salah satunya dengan melaporkan tindakan mencurigakan kepada aparat penegak hukum," papar Fitra.

"Kami juga berharap sinergi yang baik antar aparat penegak hukum terus berjalan dan selalu dapat ditingkatkan, untuk mengamankan masyarakat dari ancaman barang haram tersebut,” tegasnya.(OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More