Senin 16 Desember 2019, 16:29 WIB

NasDem: Mulai dari Bawah, Gibran dan Bobby Bukan Politik Dinasti

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
 NasDem: Mulai dari Bawah, Gibran dan Bobby Bukan Politik Dinasti

MI/SUSANTO
Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Partai Nasdem, Saan Mustopa

 

BANYAK pihak menilai majunya anak dan menantu Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution akan maju pada pilkada di Solo dan Medan sebagai upaya Jokowi melanggengkan politik dinasti. Namun, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Partai Nasdem, Saan Mustopa, mengatakan kemungkinan majunya Gibran dan Bobby di pilkada bukan politik dinasti.

Hal itu karena Gibran dan Bobby akan mengikuti pilkada sesuai dengan aturan yang ada. Selain itu, mereka hanya akan maju sebagai walikota bukan presiden seperti yang dijabat Jokowi.

"Kita itu mengartikan dinasti dalam suatu level yang sama. Kalau kita ingin melanggengkan kekuasaan di level yang sama, misalkan bapaknya bupati, istrinya mencalonkan bupati, atau anaknya mencalonkan bupati, berarti masuk dalam kriteria ingin melanggengkan politik dinasti. Nah ini klo levelnya terlalu tinggi, misal seorang presiden dan putranya maju di walikota, itu gimana disebut sebagai dinasti?" ujar Saan, di gedung DPR, Jakarta, Senin, (16/12).

Ia mengatakan bahwa Jokowi juga tidak langsung membawa anak dan menantunya berpolitik di level tinggi. Namun, memulai dari bawah.

"Di sini dia bergelombang, jadi Pak Jokowi membuka ruang bagi putra-putranya berpolitik dari bawah. Itu karier politik, bukan dinasti politik, itu karier yang dipilih oleh Gibran dan Pak Jokowi memberikan jalan itu. Kecuali kalau Pak Jokowi mencalonkan Bu Iriana, atau Gibran sebagai capres itu melanggengkan," ujar Saan.

Sementara itu, dikatakan Saan, hingga saat ini NasDem belum menentukan sosok yang akan diusung sebagai calon wakilota, baik di Solo atau Medan.

"Kalau NasDem baru sampai tahap proses penjaringan ya. Kami belum pada tahap memutuskan. Kecuali kalau NasDem yang punya di tempat yang pilkada dan NasDem punya incumbent nah bisa putuskan," ujar Saan.(OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More