Senin 16 Desember 2019, 15:10 WIB

Filipina Berjuang Temukan Korban di Bawah Bangunan Ambruk

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Filipina Berjuang Temukan Korban di Bawah Bangunan Ambruk

Ilustrasi
Gempa

 

TIM penyelamat di Filipina Selatan mencari tanda-tanda kehidupan, Senin (16/12), di pusat perbelanjaan yang runtuh setelah gempa kuat yang menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai puluhan lainnya.

Pejabat tanggap bencana mengatakan lima orang diyakini terjebak di reruntuhan Southern Trade Shopping Centre di Padada, sebuah kota di pulau Mindanao yang terletak sekitar 20 km dari pusat gempa hari Minggu.

Tim penyelamat menggunakan gergaji mesin dan peralatan pencitraan termal untuk mencari orang yang selamat, tetapi mengatakan ada sedikit harapan untuk menemukan korban dalam keadaan masih hidup.

"Ini sangat menyedihkan. Ada peluang yang sangat tipis untuk menemukan orang yang selamat," kata pejabat urusan bencana regional Christopher Tan kepada CNN Filipina.

Tayangan televisi, Senin (16/12), menunjukkan petugas pemadam kebakaran dan penyelamat menggunakan obor untuk mencari korban di luar pusat perbelanjaan, sebuah bangunan kecil dua lantai, dalam kegelapan. Jalan-jalan terblokade oleh puing-puing dan logam yang hancur.

Ada pemadaman daya yang meluas dan kerusakan kecil pada lebih dari 300 rumah dan delapan bangunan pemerintah, menurut laporan lembaga bencana Minggu malam.

Presiden Rodrigo Duterte dan keluarganya berada di Kota Davao ketika gempa terjadi, tetapi tidak terluka.

Gempa berkekuatan 6,8 SR itu berpusat di 61 km barat daya Davao di Kepulauan Mindanao, pada kedalaman 28,2 km, kata US Geological Survey, merevisi dari yang sebelumnya 6,9.

Filipina berlokasi di 'Cincin Api' Pasifik yang secara geologis aktif dan sering mengalami aktivitas kegempaan. (OL-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More