Senin 16 Desember 2019, 12:57 WIB

Pencucian Uang ala Kepala Daerah di Kasino, Polri Siap Tindaklanj

Tri subarkah | Politik dan Hukum
Pencucian Uang ala Kepala Daerah di Kasino, Polri Siap Tindaklanj

Antara
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal

 

Pihak kepolisian akan menindaklanjuti hasil temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait dugaan pencucian uang yang dilakukan beberapa kepala daerah di kasino luar negeri.

"Prinsip kalau memang terbukti, bukti cukup. Karena laporan itu harus ada cukup bukti," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal usai upacara serah terima jabatan 13 perwira tinggi, di Gedung Bareskrim Polri, Senin (16/12).

Menurut Iqbal, polisi baru akan menindaklanjuti temuan PPATK jika pelaporannya dilengkapi dengan minimal dua alat bukti.

"Minimal dua alat bukti yang cukup, melanggar tindak pidana, pasti akan ditindaklanjuti oleh hukum," papar Iqbal.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Asep Adi Saputra menyebut pihak kepolisian akan menunggu laporan hasil analisis (LHA) yang dilakukan oleh PPATK.

"Ya kita tunggu hasil dari PPATK seperti apa. Mereka kan akan mengeluarkan LHA, laporan hasil analisis seperti apa, itu prosesnya," ungkap Asep.

Sebelumnya PPATK menyampaikan refleksi akhir tahun pada Jumat (13/12). Dalam pemaparannya, PPATK menelusuri transaksi keuangan kepala daerah yang diduga menempatlan dana daam bentuk valuta asing dengan nomina setara Rp50 miliar ke rekening kasino di luar negeri. (OL-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More