Senin 16 Desember 2019, 12:49 WIB

Operasional Kapal Pembersih Sampah Terkendala Baterai Penggerak

Gana Buana | Megapolitan
Operasional Kapal Pembersih Sampah Terkendala Baterai Penggerak

Dok. Humas Pemkot
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menerima penyerahan tiga unit kapal pembersih sungai, November lalu.

 

PENGOPERASIAN kapal pembersih sungai ‘See Hamster’ di Kali Bekasi belum dimulai. Padahal, kapal tersebut sudah mendarat di sekitar Bendung Prisdo sejak 13 November.

“Kita masih nunggu baterai penggeraknya dulu, sebentar lagi datang. Hari ini baru penandatanganan kerja sama,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yayan Yuliana, Senin (16/12).

Yayan menyampaikan tiga unit kapal pembersih sungai rencananya akan dioperasikan di tiga lokasi di antaranya Hutan Bambu Bendung Prisdo, Perumahan Delta Pekayon dan Situ Gede, Rawa Lumbu. Namun, untuk pengoperasian perdana akan difokuskan di Bendung Prisdo.

“Karena baru ada satu unit, dan alasan dioperasikan di Bendung Prisdo atau Hutan Bambu Bekasi karena di sana kan ujungnya Kali Bekasi,” kata Yayan.

Yayan menjelaskan, sistem kerja kapal pembersih sungai tersebut adalah menjaring sampah-sampah yang ada di sungai. Kapasitas sampah yang mampu dijaring sebanyak 200 hingga 300 kilogram.

Baca juga: 775 Ton Sampah Bekasi Berpotensi Terbuang ke Laut

Nantinya, kapal tersebut akan menjaring sampah dari sungai dan membawa ke tepi. Pasukan katak yang akan menyelesaikan tahap akhir juga menjaring residu sampah sungai.

“Ini juga bisa menghemat tenaga karena kapal juga bisa menggiring sampah ke tepi sungai, nanti tim katang yang akan angkut keluar,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 1.973 ton sampah diproduksi warga Kota Bekasi setiap hari. Namun, dari jumlah tersebut sebanyak 775 ton berpotensi terbuang ke laut.

Hal tersebut merupakan data hasil studi organisasi One Earth One Ocean (OEOO) waste4change dan Greencyrcle-Schwarz. Bahkan hasil studi didapati jumlah potensi sampah terbuang dari Bekasi ke laut lebih banyak dibandingkan dengan sampai dari Jakarta yang berkisar hanya sebanyak 356 ton per hari.

Untuk itu, Pemerintah Kota Bekasi belum lama mendapat tiga unit kapal pembersih sungai. Hal ini akan digunakan untuk membersihkan sampah-sampah di kali yang selama ini masih menggunakan metode manual.(OL-5)

Baca Juga

Antara

Anggaran DKI Bisa Defisit Rp35 T, PSI: Pemprov Harus Transparan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 02 April 2020, 19:13 WIB
Warga Jakarta berhak untuk tahu bagaimana kondisi keuangan pemerintah daerah saat ini sehingga bisa dipastikan berapa anggaran belanja...
ANTARA/Fianda Rassat

Perampok Toko Emas Meninggal Terjangkit Covid-19

👤Antara 🕔Kamis 02 April 2020, 19:01 WIB
AG ditangkap sekitar satu bulan yang lalu lantaran melakukan perampokan toko emas di daerah Tamansari, Jakarta...
ANTARA FOTO/Seno

Denda Pajak Kendaraan Bermotor Dihapus Selama Wabah Covid-19

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 02 April 2020, 18:59 WIB
Bagi pemilik kendaraan yang telah dalam batas waktu wajib pajak tidak akan dikenakan denda selama kurun waktu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya