Senin 16 Desember 2019, 12:41 WIB

Curah Hujan Tinggi, Normalisasi Sungai Dikebut

Akhmad Safuan | Nusantara
Curah Hujan Tinggi, Normalisasi Sungai Dikebut

Antara
Normalisasi sungai

 

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) mulai mengebut penyelesaian normalisasi sungai dan saluran air menyusul curah hujan tinggi belakangan ini.

''Kita terus kebut penyelesaian normalisasi seluruh saluran air di Kota Semarang ini karena intensitas hujan mulai tinggi,'' kata Kepala Dinas
Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Sih Rianung, Senin (16/12).

Pembenahan saluran di sejumlah titik Kota, lanjut Rianung, sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu dan hingga kini masih berlangsung, ditargetkan Desember ini pembenahan saluran rampung.

Pantauan Media Indonesia di Kota Semarang hujan beberapa beberapa hari belakangan ini telah menyebabkan beberapa kawasan tergenang air seperti Genuh, Sawah Besar, Karangkimpul, Kaligawe dan Gayamsari, sehingga dikhawatirkan jika itensitas hujan lebih besar akan mengakibatkan banjir lebih besar karena normalisasi sungai dan saluran (drainase) hingga kini belum selesai.

Hal serupa juga dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, sebanyak 61 saluran drainase dan gorong-gorong diantaranya Dawe-Soco, Panjang-Peganjaran-Karangsambung, Karangbener-Dau, Hadiwarno-Golentepus,Ganesa I, Klaling-Pladen, Hadipolo-Tanjungrejo, Winong-Getasrabi danPedawang-Dersalam telah selesai diperbaiki.

Kepala Bidang Tata Bangunan dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kudus Harry Wibowo mengatakan, dengan selesainya pembangunan dan normalisasi tersebut setidaknya 60%-75% genangan banjir di Kudus dapat diatasi.

''Kekurangan sekitar 25% normalusasi dan perbaikan akan dilanjutkan pada anggaran mendatang,'' imbuhnya.

Selain pembenahan gorong-gorong dan drainase, ujarnya, bersama warga dan instansi terkait serta TNI Polri setiap peksn lakukan pembersihan sungai yang ada, terutama sungai yang berpotensi meluap akibat penumpukan sampah.

Di Demak ratusan pelajar, pegawai, TNI dan Polri serta warga dalam mengantisipasi banjir, lakukan gotongroyong membersihkan Sungai Tuntang karena akibat hujan di daerah hulu (Semarang) imbas banjir yang berasal dari limpasan sungai itu selalu terjadi setiap tahunnya. (OL-11)

 

Baca Juga

Istimewa

Laporkan Hidayat-Bartho, Tim Hukum No.2 Minta Bawaslu Tegas

👤Mitha Meinansi 🕔Rabu 25 November 2020, 18:00 WIB
TIM Hukum Koalisi Cagub/Cwagub nomor urut 2 Rusdy Mastura - Ma'mun Amir melayangkan laporan terhadap paslon nomor urut 1 Hidayat...
MI/Gabriel Langga

Satgas Covid Sikka Minta KBM dan Pesta Dihentikan Dulu

👤Gabriel Langga 🕔Rabu 25 November 2020, 17:35 WIB
SATGAS Covid-19 Kabupaten Sikka meminta kegiatan belajar mengajar tatap muka dan pesta dihentikan sementara, menyusul meninggalnya pasien...
MI/Gabriel Langga

Warga Cipongkor Resah akibat Delapan Orang Digigit Anjing Liar

👤Depi Gunawan 🕔Rabu 25 November 2020, 17:35 WIB
Kepala Desa Cibenda, Abdul Rohman, menerangkan, total ada sekitar delapan orang yang telah menjadi korban gigitan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya