Senin 16 Desember 2019, 09:10 WIB

FPI Sebut Kebijakan Anies 'Maksiat Friendly'

Thomas Harming Suwarta | Megapolitan
FPI Sebut Kebijakan Anies

ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Ilustrasi: Massa dari Front Pembela Islam

 

FRONT Pembela Islam memprotes keras beberapa kebijakan Anies. Mereka menilai kebijakan tersebut terlalu ramah dengan kemaksiatan. FPI menyebut kebijakan Anies 'maksiat friendly.'

"Namun sangat disayangkan justru terus memberikan izin dan bahkan memberikan penghargaan terhadap industri yang maksiat friendly berkedok pariwisata tersebut," kata Ketua Umum FPI Ahmad Sahbri Lubis dalam keterangan pers yang diterima, Senin (16/12).

FPI menyebut setidaknya ada dua kebijakan Anies yang dianggap ramah dengan kemaksiatan yaitu penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project dan pemberian penghargaan terhadap diskotek.

"Djakarta Warehouse Project isinya pesta pora, hura hura, anak mudanya buka aurat. Tambah lagi memberi penghargaan diskotek, sebuah tempat maksiat berkedok hiburan. Ini namanya maksiat friendly," lanjut Lubis.

Baca juga: Gubernur Anies Teken Penghargaan untuk Diskotek Colosseum

FPI menyebut dukungan pada Anies saat Pilgub lalu didasarkan keinginan mereka agar ada perubahan orientasi dasar pembangunan dari yang semata-mata mengejar pertumbuhan ekonomi, PAD menjadi pembangunan yang lebih religius, takut akan agama dan nyaman bagi semua agama.

"Maka itu kami harapkan agar Pak Gubernur mereview ulang semua kebijakan tersebut, konsultasi pada ulama, dorong pariwisata halal dan religius, bukan malah mendorong berkembangnya kemaksiatan," ungkapnya.

"Kami sejauh ini masih yakin Pak Anies mampu mewujudkan kota Jakarta yang religius dari seorang Fatahillah dan penuh perjuangan dalam melawan berbagai bentuk kemungkaran," pungkas Lubis.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More