Minggu 15 Desember 2019, 16:05 WIB

Berkedok Rumah Tinggal, Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam

Kristiadi | Nusantara
Berkedok Rumah Tinggal, Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam

MI/Adi Kristiadi
Anggota Polsek Indihiang

 

Anggota Polsek Indihiang menggerebeg salah satu rumah di Kampung Rangon, RT1, RW13, Kelurahan Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (15/12) sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam penggerebegan tersebut, Polisi menangkap 5 pelaku judi sabung ayam di sebuah dapur rumah milik AS, 45, warga setempat. Pada penggrebekan itu, Polisi menyita 4 ekor ayam kampung yang telah bertanding di dalam sangkar.

Kapolsek Indihiang, Kompol Moch Bashori mengatakan, judi sabung ayam yang mereka lakukan sudah berjalan satu bulan lalu. Namun penangkapan selalu gagal.

Dalam pengintaian itu, penangkapan berhasil dilakukan berkat adanya informasi dari warga yang selama ini menilai sabung ayam itu meresahkan.

"Baru kali ini berhasil menangkap basah para pelaku telah bertanding dan kami menangkap 5 orang pejudi termasuk barang bukti 4 ekor ayam adu, kurungan ayam, 3 sepeda motor, dan karpet serta spon yang dijadikannya untuk arena judi sabung ayam," katanya.

Bashori mengatakan, lokasi judi ini memang dari luar terlihat seperti rumah biasa dan tidak ada aktivitas mencurigakan. Namun, ketika digerebek para pelaku tak bisa mengelak lagi dan mereka mengaku sudah melakukannya akan tetapi seorang lagi kabur setelah melalui jendela usai memecahkan kaca.

"Alhamdulillah, berkat partisipasi masyarakat pejudi sabung ayam sudah kami amankan 4 orang setelah hampir 1 bulan pengintaian. Namun, setiap diintai lokasi tersebut biasanya kosong dan baru kali ini ada aktivitas judinya, maka kami gerebek rumah tersebut," ujarnya.

Menurutnya, jelang Natal dan Tahun Baru akan lebih intensif memerangi berbagai penyakit masyarakat termasuknya peredaran Minuman Keras (Miras). Karena, peredaran miras saat ini masih terjadi tetapi anggota akan berupaya melakukan razia agar dalam pergantian tahun tidak ada lagi penjualan miras.

"Kami berharap tak ada lagi judi sabung ayam dan pekat lainnya. Apalagi peredaran Miras akan saya babat habis mulai di setiap penjual jamu ataupun pedagang lain supaya situasi kantibmas tetap kondusif," ungkapnya. (AD/OL-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More