Minggu 15 Desember 2019, 10:20 WIB

Tamu Istimewa Cilik Peduli Lingkungan

(Indriyani Astuti/X-7) | Humaniora
Tamu Istimewa Cilik Peduli Lingkungan

DOK KLHK
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar berfoto bersama tiga siswa SD Global Mandiri Cibubur

 

Jumat (13/12) menjadi hari paling bersejarah dan tak terlupakan bagi I Putu Narendra Anggayana Mahardika (kelas 4 SD), Keandra Fausta Abisha (kelas 5), dan Made Denia Tirka Prayuttaya (kelas 6). Pasalnya, ketiga siswa dari SD Global Mandiri Cibubur,Jakarta Timur, itu menjadi menteri lingkungan hidup dan kehutanan (LHK) sehari.

Meski hanya satu hari, pengalaman para menteri cilik itu diapresiasi oleh Menteri LHK Siti Nurbaya. Mereka pun mendapat hadiah dari Siti atas keberanian dan akurasi mereka menjawab pertanyaan yang diberikan sang Menteri.

"Serunya, hari ini kedatangan tiga tamu istimewa, yakni murid-murid dari Sekolah Global Mandiri," ujarnya saat mengumumkan kepada jajaran staf protokol dan beberapa eselon I di kementeriannya.

Para menteri cilik mendapatkan arahan agenda harian Menteri LHK dari Irfan Mudofar, Kepala TU Pimpinan KLHK. Agenda harian menteri pada saat itu, antara lain menerima rapat pimpinan terbatas, tamu tim Republika, menyerahkan penghargaan Adiwiyata Nasional dan Mandiri, serta menerima laporan tentang Wildlife dari Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.

Di antara agenda tersebut, para menteri cilik itu didampingi oleh Kepala Sekolah Global Mandiri Cibubur, Miss Anna, guru Mr John dan Mr Douglas. Mereka juga berkesempatan mengunjungi Museum Kehutanan dan Taman Hutan Arboretum yang ada di kompleks Kementerian LHK, Manggala Wanabakti.

Menteri Siti berharap kegiatan itu dapat memberi pengalaman, baik bagi ketiganya maupun menjadi inspirasi untuk anak-anak lainnya.

"Saya mengajak seluruh anak Indonesia untuk terus mencintai lingkungan dan menerapkannya dalam perilaku kehidupan sehari-hari, lakukan mulai hal kecil di sekitar untuk membawa perubahan besar," tambah Siti.

Kegiatan selanjutnya, ketiga menteri cilik itu bersama Siti menyerahkan trofi Adiwiyata Mandiri kepada 101 sekolah dan Sertifikat Adiwiyata Nasional bagi 333 sekolah dari 260-an kabupaten/kota. Hadiah diterima oleh para kepala sekolah masing-masing.

Dalam menghadapi bonus demografi, lanjut Menteri, penduduk dengan usia produktif akan lebih besar jumlahnya, maka generasi muda Indonesia harus dipersiapkan dengan muatan nilai-nilai penting, di antaranya nilai-nilai cinta lingkungan dan kejuangan bagi Tanah Air di antaranya dengan menjaga lingkungan.

Agenda terakhir Menteri Cilik Lingkungan Hidup dan Kehutanan ialah menerima laporan tentang Wildlife dari Dirjen Konservasi tentang hasil-hasil dari video-trap badak, tentang kemitraan masyarakat dengan ekowisata alam dan gajah, juga tentang kehidupan orang utan dan burung cendrawasih. Para menteri cilik itu, lanjutnya, menunjukkan semangat untuk belajar.

"Terus lakukan aksi nyata menjaga lingkungan hidup dan kehutanan Indonesia," ajak Menteri Siti kepada ketiganya.

Bagi Menteri LHK, generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung pelestarian lingkungan dan kehutanan. (Indriyani Astuti/X-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More