Sabtu 14 Desember 2019, 12:51 WIB

Tiga Pandangan Menag tentang Sikap Moderat

Gana Buana | Humaniora
Tiga Pandangan Menag tentang Sikap Moderat

MI/Gana Buana
Menteri Agama Fachrul Razi (kedua dari kanan) saat menghadiri Sarasehan Bulan Bakti dan Peluncuran Buku Teks PAI di Bekasi, Sabtu (14/12)

 

MENTERI Agama (Menag) Republik Indonesia Fachrul Razi menganggap sikap moderat dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) perlu dikembangkan di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menepis ajaran intoleran yang ada.

“Perspektif multikultur dan multiagama amat penting untuk diajarkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia,” jelas Fachrul dalam acara Sarasehan Bulan Bakti dan Peluncuran Buku Teks PAI di Bekasi, Sabtu (14/12).

Pentingnya perspektif tersebut, lanjut Menag, pertama merupakan salah satu esensi kehadiran agama Islam yakni menjaga martabat manusia sebagai makhluk mulia ciptaan Tuhan. Termasuk menjaga untuk tidak menghilangkan nyawanya.

“Itu sebabnya, agama Islam selalu membawa misi damai. Untuk mencapai tujuan itu, Islam selalu menghadirkan ajaran tentang keseimbangan (tawazun),” kata dia.

Baca juga: Menag Minta Guru Agama Tepis Ajaran Intoleran

Kedua, seiring perkembangan zaman paham keagamaan pun ikut berkembang. Teks-teks agama mengalami multitafsir dan kebenaran beranak pinak.

“Dalam kondisi seperti ini tentu dibutuhkan kecerdasan kritis dan fleksibilitas intelektual yang mengedepankan prinsip adil dan berimbang,” lanjut Fachrul.

Ketiga, Fachrul mengatakan moderasi beragama diperlukan sebagai strategi kebudayaan merawat keIndonesiaan. Sejak awal para pendiri bangsa (founding fathers) telah mewariskan satu bentuk kesepakatan dalam berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Nah, Pancasila adalah bukti hasil keputusan jalan tengah (moderat) yang diambil untuk kemaslahatan bangsa,” tuturnya.(OL-5)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Nasionalisme Bisa Dibangun Secara Kreatif

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 25 November 2020, 18:30 WIB
Lewat seni atau kegiatan sosial dengan melibatkan murid dengan latar belakang yang berbeda-beda akan menumbuhkan jiwa kebersamaan dan...
Dok MI

Warisan Budaya Harus Mampu Perkuat Nilai Kebangsaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 25 November 2020, 18:15 WIB
Nilai kebhinekaan, gotong-royong dan berbagai nilai-nilai luhur lainnya, menurut Reriemerupakan sejumlah nilai yang diwarisi para leluhur...
Antara

Nadiem: Guru Honorer Terima Bantuan Tunai Rp1,8 Juta

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 25 November 2020, 18:10 WIB
"Semua operator-operator sekolah dan tenaga pendidik mendapatkan. Jadi sasaran kita sedikit di atas 2 juta orang, kebanyakan adalah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya