Sabtu 14 Desember 2019, 15:15 WIB

Schiavone Mengaku Sukses Taklukkan Kanker

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Schiavone Mengaku Sukses Taklukkan Kanker

AFP/GABRIEL BOUYS
Francesca Schiavone

MANTAN juara Prancis Terbuka Francesca Schiavone, Jumat (13/12), mengatakan dia telah sukses mengalahkan kanker.

Petenis berusia 39 tahun, yang menjadi petenis perempuan Italia pertama yang memenangkan gelar Grand Slam kala menjadi juara di Roland Garros pada 2010, mengungkapkan diagnosa dirinya dalam sebuah video pendek di Instagram.

"Halo semuanya, setelah tidak muncul di media sosial dan dunia selama 7-8 bulan, saya ingin berbagi mengenai pa yang terjadi pada saya," ujar Schiavone yang tampil dengan rambut dipotong pendek.

"Saya didiagnosa menderita kanker. Saya menjalani kemoterapi. Saya menjalani pertempuran yang berat dan kini masih bernafas. Saya telah memenangi perang itu dan kini saya telah kembali," imbuhnya.

Schiavone tidak menjelaskan jenis kanker yang dideritanya.

Baca juga: Jelang Australia Terbuka, Murray Cedera Paha

Schiavone pensiun dari tenis selepas Amerika Serikat (AS) Terbuka 2018 setelah memenangkan delapan gelar dan mengantarkan Italia tiga kali menjadi juara Piala Fed pada 2006, 2009, dan 2010.

Momen terbesar dalam karier Schiavone terjadi saat dia mengalahkan petenis Australia Samantha Stosur d final Roland Garros 2010.

Dia mencapai peringkat tertingginya, peringkat empat, pada Januari 2011.

Pada 2011, Schiavone nyaris sukses mempertahankan gelar Prancis Terbuka saat dia dikalahkan petenis Tiongkok Li Na di laga final.

"Ketika saya berusia 18 tahun, saya memiliki dua mimpi," ujar Schiavone kala mengumumkan keputusannya untuk pensiun di New York pada 2018.

"Yang pertama adalah menjadi juara di Roland Garros dan yang kedua masuk 10 besar dunia. Saya sukses mewujudkan kedua impian itu. Jadi, saya sangat bahagia dan beruntung," imbuhnya. (AFP/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More