Sabtu 14 Desember 2019, 15:00 WIB

24 Lokasi di Lembata Dipasang Internet Gratis

Alexander P Taum | Nusantara
24 Lokasi di Lembata Dipasang Internet Gratis

MI/Alexander P Taum
Pemasangan internet gratis di Lembata

 

SEBANYAK 24 lokasi di wilayah Kabupaten Lembata dipasangi internet gratis bantuan dari Badan Aksesibilitas Komunikasi Telekomunikasi Informasi (BAKTI) Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Pemasangan internet gratis merupakan upaya pemerintah pusat mewujudkan program Indonesia bebas sinyal 2020.

Teknisi Instalasi Antena Vsat dari PT. Bintang Komunikasi Utama Jakarta tiba di Lewoleba sejak akhir November 2019. Sebanyak tujuh teknisi dan barang berupa antena, mikrotik, access point, modem, antena vsat serta kelengkapan lain langsung disalurkan ke lokasi pemasangan.

Untuk menjangkau 7 titik sekolah di Kecamatan Buyasuri, para teknisi dipandu kepala Seksi Pos dan Telekomnikasi, Dinas Kominfo Kabupaten Lembata, Marselus Molan.

Dari 24 lokasi pemasangan internet gratis, 7 titik berada di Kecamatan Buyasuri yakni SMP Satap Tobotani, SMP Satap 92 Bean, SMKN 1 Buyasuri, SMPN 1 dan SMPN 2 Buyasuri, Kantor Camat Buyasuri di Wairiang dan kantor desa Buriwutung.

Titik pemasangan lainnya tersebar pada beberapa sekolah di kecamatan-kecamatan se-Kabupaten Lembata. Hanya dalam waktu 1x24  jam belasan sekolah penerima bantuan langsung mencoba mengakses internet.

Baca juga: Internet Gratis Hadir di Kampung Labuan Bajo

Teknisi asal Medan, Adiputra Sinaga, di Buyasuri menjelaskan, 24 lokasi pemasangan instalasi antena visat di Kabupaten Lembata akan terkoneksi dengan empat satelit yaitu PT Iforte milik pemerintah USA dengan Apstar 5 satelite, PT. Pacifik Satelit Nusantara dengan Palapa C2 Satelite, PT. Telkom dengan Apstar 5 satelite dan PT Indo Pratama Teleglobal dengan satelite SES 8.

Ia melanjutkan dalam pekerjaan instalasi antena Vsat, jangkauan kekuatan wifi mencapai 100 meter dengan kecepatan sampai 2 Mbps. Dengan pemasangan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh lembaga pendidikan atau masyarakat lainnya yang berada jauh dipelosok nusantara.

"Pekerjaan yang kami lakukan ini hampir di seluruh Indonesia dan ini merupakan wujud nyata dari upaya Badan Aksesibilitas Komunikasi Telekomunikasi Informasi Kementerian Komunikasi untuk mewujudkan Indonesia bebas sinyal 2020," kata Adiputra Sinaga.

Pemasangan Instalasi Antena Vsat yang sebagian besar di lembaga pendidikan disambut gembira dan penuh antusias para penerima bantuan. Hal ini karena dengan sarana internet sangat memudahkan pihak penyelenggara pendidikan untuk pengiriman data dan laporan pendidikan serta penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah masing-masing.

"Sebagai pimpinan lembaga, saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kominfo, Dinas Kominfo Lembata yang bekerja keras datangkan batuan dan memasangnya untuk kami," ujar Kepala SMKN 1 Buyasuri Frans Reme.

Hal senada disampaikan Kepala SMP Satap Tobotani Mustakim.

"Terima kasih Kominfo, kami memang jauh dari keramaian dan berada di daerah terpencil, namun sejak hari ini dunia ada di depan mata," ungkapnya.

Guru olahraga SMP Satap Bean Pican Matarau juga menulis ucapan terima kasih di akun Facebooknya.

"Terima kasih Kominfo, Internet telah sampai di Bean, menjangkau yang tak terjangkau".(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More