Sabtu 14 Desember 2019, 14:30 WIB

Pemudik Natal dan Tahun Baru di Lembata Diturunkan di Tengah Laut

Alexander P Taum | Nusantara
Pemudik Natal dan Tahun Baru di Lembata Diturunkan di Tengah Laut

MI/Alexander P Taum
Pemudik Natal dan Tahun Baru diturunkan di tengah laut Lembata

 

PEMUDIK Natal dan Tahun Baru yang menumpang kapal milik PT Pelni KM Bukit Siguntang, terpaksa diturunkan di tengah laut akibat tenggelamnya KM Shinpo 16 yang menutupi 170 meter Panjang Pelabuhan Laut Lewoleba, Lembata, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (14/12) subuh.

Aktivitas bongkar muat di tengah laut itu memakan waktu lebih dari 5 jam. Dalam situasi normal, KM Bukit Siguntang butuh waktu 2 jam untuk aktivitas bongkar muat.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas 3 Lewoleba, Bambang Arifin Atu, mengatakan, aktivitas bongkar muat 700 penumpang baik yang naik maupun turun dari KM Bukit Siguntang terpaksa dilakukan di tengah laut. KM Bukit Siguntang yang biasanya sandar di Pelabuhan laut Lewoleba, harus menurunkan penumpang dan barang di tengah laut.

Kemudian, ferry KM Gandha Nusantara 03 mengangkut penumpang dan barang menuju pelabuhan laut Lewoleba. KM Gandha Nusantara 03 ini sandar di pelabuhan laut Lewoleba.

"Sebanyak 700 penumpang ditambah barang-barang milik penumpang diturunkan ke ferry KM Gandha Nusantara 03. Karena bayaknya penumpang bertepatan dengan mudik Natal dan Tahun Baru, sehingga terpaksa harus pulang pergi sebanyak 4 kali mengangkut penumpang dan barang dari KM Bukit Siguntang yang berlabuh di tengah laut," ujar Bambang Arifin kepada Media Indonesia, Sabtu (14/12).

Baca juga: Tinjau Brexit, Kakorlantas Minta Pemudik tak Paksakan Perjalanan

Sementara itu, para penumpang mengeluhkan lamanya aktivitas bongkar muat. Namun mereka berterima kasih kepada PT Pelni yang menyediakan KM Gandha Nusantara 03 untuk mengangkut para penumpang dan barang di Lembata.

"Memang sangat lama. Situasi juga berbeda, tetapi kita masih bersyukur karena bisa turun di Lewoleba, tidak di luar Lembata. Saya kira PT Pelni perlu diapresiasi atas responsnya pada situasi rumit pascakecelakaan laut ini," kata penumpang KM Bukit Siguntang asal Lembata, Patrisus.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More