Jumat 13 Desember 2019, 21:05 WIB

Sebuah Alternatif Finansial Cerdas dari Ruang Kantor Konservatif

mediaindonesia.com | Ekonomi
Sebuah Alternatif Finansial Cerdas dari Ruang Kantor Konservatif

Istimewa
GoWork kini sedang melaju pesat seiring dengan pertumbuhan industri coworking.

 

INDUSTRI ruang kerja bersama (coworking space) adalah industri yang terus berkembang.

Di Asia, Jumlah keanggotaan coworking space terus bertumbuh pesat, sekitar 40% per tahun. Pertumbuhan tersebut sebanding dengan jumlah pertumbuhan CAGR (Compound Annual Growth Rate) keanggotaan coworking global sebesar 41%.

Perkembangan tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan ruang kerja dinamis dan fleksibel.
 
Era industri 4.0 menyaksikan tenaga kerja yang didominasi oleh generasi Milenial, yang berupaya mentransformasi budaya kerja.

Sebagaimana yang diamati oleh seorang penulis majalah Forbes, Simon Rothman, generasi tenaga kerja 'tak berkerah' ini lebih memilih fleksibilitas ketimbang keamanan kerja.

Hal Ini disebabkan oleh krisis keuangan yang sedang melanda pasar global yang telah memperburuk citra karier dan pekerjaan di perusahaan-perusahaan besar. Ini lalu mendorong munculnya pergerakan kewirausahaan di kalangan masyarakat.

Pada dasarnya, angkatan kerja Milenial era 4.0 lebih mendambakan otonomi dalam pekerjaan dari angkatan pendahulunya.
 
Secara global, perusahaan adidaya seperti Microsoft dan Bank of America kini mulai memindahkan tim-tim mereka ke coworking space,  yang memiliki banyak ruang terbuka yang dinamis untuk mendorong gerakan pendekatan yang lebih berpusat pada kualitas hidup para pekerja terhadap ruang kerja.

Sebuah studi JLL menemukan bahwa pada tahun 2030, 30 persen denah ruang perusahaan akan  mulai mengadopsi struktur dan susunan coworking.
 
Sejalan dengan pertumbuhan industri coworking global, industri coworking space di Indonesia saat ini juga tengah mencetak pertumbuhan tinggi.

Seiring dengan tumbuhnya jiwa kewirausahaan serta pengelompokan pemain-pemain di berbagai industri, jumlah penyedia coworking di Indonesia pun akan terus bertumbuh.

Di antara beberapa pemain di industri ini, beberapa operator coworking space lokal terbesar seperti GoWork dan CoHive akan bertanding dengan raksasa coworking global seperti WeWork – terutama di Jakarta, rumah bagi ratusan perusahaan dengan jumlah yang kian bertumbuh. Kini, ada lebih dari 100 pemain coworking menengah di penjuru negeri.
 
GoWork, sebagai salah satu operator coworking adidaya di Indonesia, telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan progresif industri 4.0 di Indonesia.

Beberapa contoh perusahaan besar yang menyewa ruang kerja di GoWork adalah: PT Pegadaian yang menyewa lebih dari 300 meja, Lamudi, CekAja, FORE Coffee, dan GOJEK. Perusahaan-perusahaan tersebut telah  meletakkan kepercayaan pada GoWork untuk menyediakan ruang kerja untuk seluruh tim operasional mereka.
 
GoWork menyuarakan gerakan ekonomi-berbagi (sharing economy) dengan mendedikasikan lebih dari 25% dari 65.000 meter persegi total ruang kerja mereka (per kuartal 2 tahun 2020) sebagai fasilitas komunal lokasinya, seperti area lounge, area coworking, ruang rapat dan ruang acara yang dapat dipesan oleh lebih dari 15.000 anggota dan 500 perusahaan anggotanya.

GoWork kini sedang melaju pesat seiring dengan pertumbuhan industri coworking. Melalui kemitraan dengan mall dan gedung perkantoran Grade-A yang berlokasi di pusat-pusat bisnis ekonomi, hiburan, dan gaya hidup di 4 kota besar di Indonesia, GoWork akan memiliki 490 kali lipat total area awalnya di 2020.
 
Pada dasarnya, jasa yang ditawarkan oleh GoWork membantu pelaku usaha dari berbagai ukuran untuk dapat mengalihkan daya  operasional kantor untuk menjaga kesejahteraan karyawan.

Melalui lebih dari 30 lokasi (per kuartal 2 tahun 2020), yang dapat ditemukan di mall dan gedung perkantoran kelas A di Jakarta, Bali, Surabaya, dan Medan, GoWork menghadirkan manfaat bagi anggota untuk dapat membawa pekerjaan mereka ke mana saja.
 
Dengan solusi  pengelolaan kantor end-to-end  di berbagai lokasi pilihan, pelaku usaha dapat berhemat dari segi permodalan usaha, serta mengurangi gangguan dalam mengelola tim mereka, menciptakan suasana kerja yang efektif, efisien, dan bermutu.

Perusahaan yang memiliki kantor GoWork dapat setidaknya menghemat antara 30 hingga 40% dari total biaya.
 
Aplikasi GoWork dikembangkan dengan mementingkan kenyamanan nirkabel. Aplikasi ini memantapkan peran GoWork untuk menjadi platform satu atap untuk para anggota serta jaringan kemitraan untuk memanfaatkan berbagai produk GoWork secara maksimal.

Seluruh anggota dapat memanfaatkan berbagai fitur di Aplikasi GoWork, mulai dari pemesanan ruang kerja dan ruang pertemuan, menghadiri berbagai acara, melakukan pembayaran, berinteraksi dengan sesama anggota, serta memperkenalkan produk dan jasa penawaran mereka.
 
“Meski banyak operator coworking di Indonesia, posisi GoWork sebagai penyedia ruang kerja fleksibel kelas dunia yang terjangkau dan pembangun komunitas profesionaltetap kuat,” jelas Vanessa Hendriadi, CEO & Co-Founder, GoWork di Jakarta, Jumat (12/12).

“Kami yakin dengan peluang pasar, kemampuan tim, dan dukungan berkelanjutan dari para pemangku kepentingan untuk terus  mengembangkan area GoWork dalam beberapa tahun ke depan," ujar Vanessa.

"Inovasi dalam desain, produk mutakhir berbasis teknologi, dan jaringan yang kuat mendorong kami ke jumlah penyewaan tiap lokasinya yang stabil di atas 90% dan angka retensi di atas 80% sejak kami mulai beroperasi," tutur Vanessa.
 
Sebagai alternatif dari kantor tradisional, GoWork bukanlah pesaing gedung perkantoran, tetapi mitra para manajemen properti. Konsep yang dikelola GoWork akan merevitalisasi pasar properti, khususnya gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, dan properti mandiri.

Saat ini, GoWork berekspansi ke model solusi perkantoran untuk perusahaan besar dan menyediakan ruang kerja siap pakai untuk tim berukuran besar. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist/Kementan

Serahkan 100 Ribu Bibit Pala, Mentan SYL: Kita Kuasai Pasar Dunia

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 18:34 WIB
Salah satu teknologi perkebunan yang telah dihasilkan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balitri) adalah pala varietas...
MI/Andri Widiyanto

Kadin Optimistis Normal Baru Bakal Tingkatkan Kegiatan Ekonomi

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 17:30 WIB
Dalam beberapa pekan pertama new normal, peningkatan ekonomi diprediksi akan pulih secara...
ANTARA

Bali Segera Terapkan New Normal, Penerbangan Lakukan Persiapan

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 17:15 WIB
Bagi penumpang yang hendak masuk ke Bali melalui Bandara International I Gusti Ngurah Rai Bali hendaknya harus mempersiapkan diri dengan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya