Jumat 13 Desember 2019, 19:05 WIB

Politeknik Pariwisata Sahid menggelar Hospitality Sharing Session

Selamat Saragih | Humaniora
Politeknik Pariwisata Sahid menggelar Hospitality Sharing Session

Istimewa
Dalam Hospitality Sharing Session dengan tema “Importance of Communication Skills in Hospitality Industry”, Andrew Abram menjadi narasumber.

 

UNTUK menunjang skill para mahasiswa dan mahasiswi, Politeknik Pariwisata Sahid menggelar Hospitality Sharing Session.

Kegiatan itu merupakan event seminar membahas hospitality Industry merupakan salah satu soft skill dalam membentuk personality development khususnya mahasiswa Politeknik Pariwisata Sahid.

Pengembangan hospitality Industry dapat dijadikan bekal dalam menghadapi dunia kerja di Hospitality Industry.
 

Bertempat di Gedung Politeknik Pariwisata Sahid Kampus Roxy, Jakarta, Jumat (13/12), dengan tema “Importance of Communication Skills in Hospitality Industry”, sebagai pembicara Andrew Abram dengan latar belakang General Manager di Mandarin Oriental Hotel Jakarta yang tentunya sudah berpengalaman selama kurang lebih belasan tahun berkecimpung di Hospitality Industry.

Dalam paparannya, Andrew menceritakan perjalanan kariernya di Hospitality Industry, dari perjalanan karirnya tersebut juga dapat dijadikan motivasi.

Ia menjelaskan bahwa apa yang telah dicapai saat ini tidaklah instan dan mudah semuanya membutuhkan passion dan loyalitas yang baik.

Selanjutnya beliau menjelaskan beberapa materi kepada mahasiswa Politeknik Pariwisata Sahid betapa pentingnya komunikasi dalam kelancaran/ keberhasilan suatu bisnis. 

“Komunikasi dalam bisnis menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan sebuah bisnis. Dengan komunikasi yang baik, pebisnis bisa menjual produk berupa barang atau jasa yang dimiliki dengan lebih baik dan juga bisa menghindari terjadinya kesalahpahaman antar kedua belah pihak,” kata Andrew Abram..

Dalam kegiatan bisnis seperti pemasaran, menurut Andrew, membutuhkan komunikasi yang baik terutama kepada konsumen agar produk yang dimiliki bisa diterima sepenuhnya.

Semua fungsi dalam organisasi modern tergantung pada komunikasi, seperti dalam situasi hotel, orang-orang yang berperan didalamnya memerlukan komunikasi. 

“Mulai dari manager hotel sampai tenaga pelaksana pada hotel perlu mengenal alur komunikasi yang ada baik secara horizontal, vertical maupun  diagonal," tutur Andrew.

"Hal tersebut wajar, karena dengan komunikasi setiap pekerja akan mampu mentransfer informasi atau pesan dari satu pihak ke pihak lain. Jika pesan itu dipahami oleh orang lain kita katakan komunikasi itu berhasil, tetapi bila sebaliknya, maka komunikasi itu gagal,” ujarnya.

Ditanya mengenai pola komunikasi yang baik, Andrew mengatakan keberhasilan komunikasi yang baik akan dapat mewujudkan situasi yang bersifat kekeluargaan dan bersahabat, Seorang komunikator yang efektif harus mampu memberikan pengertian dan ide-ide secara terampil.

“Oleh karena itu setiap pegawai hotel perlu memahami komunikasi agar dapat tercipta komunikasi yang sehat dan terbuka,” paparnya. (Ssr/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More