Sabtu 14 Desember 2019, 10:15 WIB

Dubes Al Busyra Basnur Terima Penghargaan dari Ethiopia

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Dubes Al Busyra Basnur Terima Penghargaan dari Ethiopia

Dok KBRI Addis Ababa
Dubes RI Al Busyra Basnur menerima penghargaan dari Menteri Negara Kebudayaan Ethiopia, Bizunesh Meseret

 

DUTA Besar RI di Addis Ababa, Al Busyra Basnur, menerima penghargaan dari pemerintah Ethiopia atas upaya dan keberhasilannya membangun kerja sama antarpemuda di kedua negara.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Negara Kebudayaan Ethiopia, Bizunesh Meseret, dalam suatu acara khusus bertempat di KBRI Addis Ababa, Jumat (13/12) malam

Al Busyra dinilai sangat aktif memajukan hubungan dan kerja sama antarpemuda Ethiopia dan Indonesia di berbagai bidang.

“Duta Besar Al Busyra Basnur adalah duuta besar asing pertama di Ethiopia yang berhasil dengan baik membangun hubungan kerja sama antara pemuda Ethiopia dan Indonesia di bidang sosial, budaya, dan ekonomi,” kata Bizunesh saat menyampaikan penghargaan.

Baca juga: RI-Rusia Tandatangani Perjanjian Mutual Legal Assistance

Lebih lanjut, Bizunesh menilai pemberian penghargaan kepada Dubes Al Busyra merupakan bagian dari perayaan keberhasilan Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed meraih Hadiah Nobel Perdamaian yang diterima 10 Desember lalu.

Abiy disambut sangat meriah oleh rakyat Ethiopia, khususnya di Ibu Kota.

Setelah menerima penghargaan, Dubes Al Busyra mengatakan penghargaan tersebut merupakan prestasi keluarga besar KBRI Addis Ababa dan pengakuan terhadap peran Indonesia dalam memajukan kerja sama antarpemuda Ethiopia dan Indonesia.

“Penghargaan ini mendorong kami untuk bekerja lebih kuat dan nyata, bagi kebaikan dan kemajuan bangsa kedua negara, khususnya pemuda,” kata Al Busyra.

Sejak menjabat sebagai Duta Besar di Addis Ababa, pertengahan Maret 2019, Al Busyra Basnur yang juga diakreditasi ke Djibouti dan Uni Afrika, melakukan berbagai inisiatif baru yang mendorong peningkatan kerja sama bilateral antarpemuda, khususnya di bidang ekonomi, sosial, dan budaya.

Acara penganugerahan penghargaan dihadiri lebih dari 200 orang, terdiri dari pejabat Kemenlu, Kemenag, dan pimpinan organisasi pemuda Ethiopia lainnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More