Sabtu 14 Desember 2019, 07:30 WIB

Neneng Goenadi Semangat Layani Disabilitas

(Wan/M-4) | Weekend
Neneng Goenadi Semangat Layani Disabilitas

MI/SUMARYANTO BRONTO
Neneng Goenadi Semangat Layani Disabilitas

TEKONOLOGI mengubah hidup banyak orang, perkembangan teknologi digital telah memberi peluang terhadap setiap individu untuk menuju kemajuan dan kesejahteraan tanpa diskriminasi.

Grab, sebuah platform ojek daring itu menyadari bahwa mobilitas dan aksesibilitas merupakan hak semua orang, juga bagi para penyandang disabilitas. Atas dasar itu, Grab menginisiasi program untuk mendobrak sunyi. Bekerja sama dengan komunitas Difabel Indonesia, Grab merekrut khusus mitra difabel sehingga dapat mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahteraan mereka.

"Grab ini inklusif dan terbuka untuk siapa saja, jadi ada yang ternyata penyandang tuli melamar, tapi mereka punya SIM bisa karena bisa bekerja di kami," kata Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia

Neneng menyadari para penyandang disabilitas ini kerap mendapat pandangan buruk. Penyandang disabilitas terkadang sulit mendapatkan pekerjaan karena pihak perusahaan umumnya tak menerima hal tersebut sehingga kontrak kerja dipaksa putus. "Buat kami, semua orang punya kesempatan yang sama," lanjut Neneng.

Kesempatan yang sama sudah dilakukan pula di seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia. "Setidaknya ada 800 orang di seluruh Asia Tenggara, sementara di Indonesia ada 130 orang penyandang disabilitas yang telah menjadi mitra. Mereka ada di Jakarta, Bandung, Medan, dan Surabaya," lanjut Neneng. (Wan/M-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More