Jumat 13 Desember 2019, 21:47 WIB

Banjir Rendam Perumahan di Cimahi

Depi Gunawan | Nusantara
Banjir Rendam Perumahan di Cimahi

Ilustrasi
Banjir

 

TIGA rumah warga di Komplek Permana Utara, RT 05/RW 06, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi diterjang banjir setinggi lutut orang dewasa, Jumat (13/12) sore.

Banjir tersebut disebabkan tanggul yang berada di dekat pemukiman warga jebol lantaran tidak kuat menahan tekanan air hujan yang tidak tertampung di saluran drainase.

"Kejadiannya saat hujan deras tadi sore. Istri saya yang sedang di rumah panik karena air hujan langsung menjebol tembok belakang rumah," kata Muklas, 60, salah seorang pemilik rumah.

Air yang bercampur lumpur langsung menggenangi rumah Muklas setinggi satu meter hingga keluarganya tidak sempat menyelamatkan perabotan yang berada di dalam rumahnya.

Setelah hujan reda, Muklas dibantu tetangga membersihkan seisi rumah yang terendam banjir lumpur. "Kursi, kasur, kulkas, terendam semua. Saya kaget soalnya baru sekarang kejadian seperti ini," tuturnya.

Ramdhani ,25, warga lainnya menyatakan, bahan-bahan konveksi yang disimpan di rumahnya tak bisa diselamatkan akibat terjangan banjir.

"Kejadiannya cepat banget, pas hujan deras. Air langsung masuk ke rumah, mesin konveksi dan bahan-bahan jahitan kotor semua, sekarang jadi enggak bisa digunakan," ujar Ramdhani.

Menurutnya, selain karena tanggul jebol, banjir kali ini diperparah dengan tidak adanya saluran pembuangan air.

"Di sini hanya ada satu selokan, itu juga ukurannya kecil, jadi kalau hujan deras, otomatis air meluap ke jalan. Dulu pernah banjir, tapi tidak separah seperti sekarang," bebernya.

Sekretaris BPBD Kota Cimahi, Ajat Sudrajat menduga, jebolnya tanggul disebabkan karena saluran drainase tersumbat sampah. Setelah menerima laporan, tim BPBD segera datang ke lokasi untuk lakukan penyedotan air menggunakan mesin pompa.

"Sekarang kita upayakan penyedotan untuk mengurangi ketinggian air. Petugas lain melakukan assessment ke rumah warga yang terdampak," ungkapnya. (OL-11)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More