Jumat 13 Desember 2019, 20:51 WIB

Jadi Warisan tak Benda, Pencak Silat Diperjuangkan ke Olimpiade

Despian Nurhidayat | Olahraga
Jadi Warisan tak Benda, Pencak Silat Diperjuangkan ke Olimpiade

Antara/Risky Andrianto
pencak silat

KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) mengapresiasi dan bangga atas ditetapkannya pencak silat sebagai warisan budaya tak benda milik Indonesia oleh UNESCO.

Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan, pengakuan UNESCO itu jadi bagian dalam perjuangan Indonesia membawa pencak silat dipertandingkan dalam Olimpiade.

"Pastinya saya ikut bangga dan harta kekayaan seperti ini harus kita jaga dengan baik. Ini juga menjadi satu titik perjuangan lain bagi kita, khususnya kita sedang mengupayakan pencak silat bisa jadi cabor yang harus bisa dipertandingkan di Olimpiade," ungkap pria yang karib disapa Okto itu kepada Media Indonesia, Jumat (13/12).\

Baca juga : Diakui Unesco, Ada Tugas Besar Lestarikan Pencak Silat

Okto menambahkan, sebagai olahraga prestasi, pencak silat juga telah menorehkan sejumlah prestasi bagi Indonesia. Di SEA Games 2019 misalnya, Indonesia menjadi juara umum di cabor pencak silat dengan raihan 2 medali emas.

Sebelumnya pada ajang Asian Games 2018, pencak silat menyumbang 14 medali emas bagi kontingen Indonesia.

Penetapan pencak silat sebagai warisan budaya tak benda milik Indonesia oleh UNESCO, diutarakan langsung pada Sidang ke-14 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage, yang berlangsung di Bogota, Kolombia, 9-14 Desember 2019. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More