Jumat 13 Desember 2019, 18:35 WIB

Ini Dua Pengusaha Papan Atas RI yang Jadi Wantimpres

News Research Center Media Group | Politik dan Hukum
Ini Dua Pengusaha Papan Atas RI yang Jadi Wantimpres

Antara
Presiden Joko Widodo saat melantik Dewan Pertimbangan Presiden, Jumat (13/12).

 

PRESIDEN Joko Widodo melantik sembilan tokoh menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada Jumat (13/12).

Wantimpres periode ini terdiri dari tokoh-tokoh yang memiliki pengalaman dalam birokrasi, politik, dan pemerintahan. Selain itu, dua di antara sembilan anggota Wantimpres juga termasuk dalam jajaran 50 orang terkaya di Indonesia.

Kedua sosok itu ialah Dato Sri Tahir dan Arifin Panigoro. Berdasarkan Forbes 2019, Tahir merupakan orang terkaya ke-7 di Indonesia dengan kekayaan mencapai US$4,8 miliar.

Pria kelahiran Surabaya ini merupakan pengusaha, investor, sekaligus pendiri Mayapada Group. Adapun istrinya, Rosy, adalah putri dari taipan Mochtar Riady.

Untuk informasi, Mayapada Group yang didirikan Tahir merupakan holding company yang memiliki beberapa unit bidang usaha seperti perbankan, TV berbayar, media cetak, properti, sampai rumah sakit.

Arifin Panigoro, berdasarkan pemeringkatan yang dikeluarkan Forbes pada 2019 merupakan orang terkaya ke-45 di Indonesia. Ia memiliki kekayaan hingga US$ 670 juta.

Arifin Panigoro merupakan pendiri Medco Energi Internasional, sebuah perusahaan minyak dan gas bumi. Selain itu, dia memiliki perkebunan kelapa sawit, hotel, dan perbankan.

Presiden Jokowi telah menyerahkan Bintang Mahaputera Nararya kepada Arifin Panigoro pada Kamis (15/8/2019). Bintang ini penghargaan sipil yang tertinggi.

Berikut adalah jajaran Wantimpres 2019-2024

Wiranto


Kelahiran: Yogyakarta, 4 April 1947
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (2014-2019)
Ketua Umum Partai Hanura (2006-2010 dan 2010-2015)
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (28 Oktober 1999-15 Februari 2000)
Menteri Pertahanan dan Keamanan/Panglima ABRI (1998-1999)
 
Sidarto Danusubroto


Kelahiran: Pandeglang, 11 Juni 1936
Anggota Wantimpres 2014-2019
Ketua MPR RI 2013-2014
Ketua DPP PDIP 2009-2014
Kapolda Jawa Barat (1988-1991)

Agung Laksono


Kelahiran: Semarang, 22 Maret 1949
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (26 Maret 1998 – 27 September 1999)
Ketua DPR (1 Oktober 2004 – 1 Oktober 2009)
Pelaksana Tugas Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia (7 Desember 2012 – 15 Januari 2013)
Pelaksana Tugas Menteri Agama Indonesia (28 Mei 2014 – 9 Juni 2014)
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan (22 Oktober 2009 – 20 Oktober 2014)

Putri Kuswisnu Wardani


Kelahiran: Jakarta, 20 September 1959
President Director and CEO of PT Mustika Ratu

Arifin Panigoro


Kelahiran: Bandung, 14 Maret 1945
Anggota DPR (1 Oktober 2004 – Desember 2004)
Ketua DPP dan Ketua Fraksi PDIP (2002-2003)
Pengusaha - Pendiri Grup MedcoEnergi

Dato' Sri Tahir


Kelahiran: Surabaya, 26 Maret 1952
Filantropi dan Pendiri Mayapada Group
Pendiri Tahir Foundation
Penghargaan di Bidang Pendidikan oleh Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew 2011
Gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Gadjah Mada, 2016.

Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya


Kelahiran: Pekalongan, 10 November 1946
Salah satu anggota Syuriyah PBNU
Rais Am Jam’iyyah Ahlith ath-Thariqah al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah 2005-2010 (periode kedua)
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah (2005-2010)
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kota Pekalongan (2005-2010)

Muhammad Mardiono


Politisi Partai Pembangunan dan Persatuan (PPP)
Ketua DPW Partai Pembangunan dan Persatuan Provinsi Banten

Soekarwo


Kelahiran: Madiun, 16 Juni 1950
Gubernur Jawa Timur (2009-2014 dan 2014-2019).
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur sejak 2003 hingga 2008.
Komisaris Utama Semen Indonesia.(X-15)

Baca juga: Kapasitas dan Pengalaman jadi Alasan Jokowi Pilih Wiranto

Baca juga: Ketua DPR: Watimpres Harus Berperan Konkret dan Strategis

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More