Jumat 13 Desember 2019, 17:40 WIB

Ketua DPR: Watimpres Harus Berperan Konkret dan Strategis

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
Ketua DPR: Watimpres Harus Berperan Konkret dan Strategis

MI/AKMAL FAUZI
Presiden resmi melantik sembilan orang Wantimpres periode 2019-2024 di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/12).

 

KETUA DPR, Puan Maharani, mengatakan Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) harus berperan konkret dan strategis bagi jalannya pemerintahan. Seluruh anggota Watimpres harus mampu memberi saran dan pertimbangan bagi presiden dengan maksimal.

"Saya harap para Wantimpres yang hari ini dilantik kemudian bisa membantu memberikan pertimbangan. Karena Wantimpres itu kan dewan pertimbangan. Pertimbangan strategis dan konkret saat dimintai presiden dalam membangun bangsa dan negara," ujar Puan, di Ancol, Jakarta, Jumat, (13/12).

Puan mengatakan, watimpres tidak bisa dikaitkan dengan partai-partai politik. Terutama karena tokoh-tokoh di dalamnya juga merupakan kalangan profesional berbagai bidang.

"Saya lihat unsur yang masuk tidak lagi terkait dengan partai politik," ujar Puan.

Baca juga: Resmi Dilantik, Wantimpres Diketuai Wiranto

Ia mengatakan, tokoh-tokoh yang dilantik terdiri atas beberapa unsur penting. Mulai dari agama, politik, hingga ekonomi. Keberadaan Watimpres dikatakannya harus berdampak positif, bukan hanya menambah gemuk lingkaran istana.

"Untuk memberikan peertimbangan dan solusi yang konkret terkait isu-isu politik, keamanan, dan lain-lain terkait Indonesia, yang mana diperlukan pertimbangan matang dari orang-orang berpengalaman," tutur Puan.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik 9 orang sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) hari ini. Beberapa di antaranya ialah Wiranto, Habib Luthfi bin Yahya, dan Soekarwo. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (13/12). (A-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More