Jumat 13 Desember 2019, 12:45 WIB

Selepas SEA Games, Eko Yuli Incar Medali Olimpiade

Patrick Pinaria | Olahraga
Selepas SEA Games, Eko Yuli Incar Medali Olimpiade

ANTARA/Nyoman Budhiana
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan

ATLET angkat besi Indonesia Eko Yuli Irawan berhasil meraih medali emas di ajang SEA Games 2019. Torehan medali tersebut didapatnya usai memenangkan pertandingan final di kelas 61 kilogram.

Eko sukses mencatatkan total angkatan tertinggi, yakni 309 kilogram. Jika dirinci, ia sukses mencatatkan 140 kilogram angkatan snatch dan 169 kilogram untuk angkatan clean & jerk.

Dengan raihan itu, Eko berhasil mengalahkan pesaing-pesaingnya seperti Thach Kim Tuan (Vietnam) dan Bin Bidin Muhamad Aznil (Malaysia).

Eko bangga bisa meraih prestasi tersebut. Ia pun angkat bicara soal target selanjutnya, yakni meraih prestasi di Olimpiade 2020.

Baca juga: Bonus SEA Games Meningkat

"Persiapan selanjutnya untuk Olimpiade tahun depan. Mudah-mudahan, kami bisa memberikan yang terbaik lagi. Kami juga lihat persiapannya terlebih dulu. Mudah-mudahan, kami juga mendapat dukungan penuh untuk menuju Olimpiade 2020," ujar Eko dalam acara penyerahan bonus di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (12/12).

Berkat pencapaian itu, Eko mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah Indonesia. Atlet berusia 30 tahun itu diberi bonus sebesar Rp500 juta dari Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

Ini menjadi prestasi membanggakan buat Eko. Sebab, ia sudah menorehkan dua medali emas secara beruntun di ajang multievent. Sebelumnya, ia menorehkan emas di ajang Asian Games 2018. (OL-2)

Baca Juga

Dok PBSI

PBSI Manfaatkan Mundurnya Olimpiade Tokyo

👤Antara 🕔Selasa 31 Maret 2020, 19:56 WIB
PBSI masih menunggu pengumuman resmi dari Federasi Bulu tangkis Dunia (BWF) mengenai kepastian proses kualifikasi...
ANTARA FOTO/Indrayadi TH

Desakan Penundaan PON 2020 Digaungkan PBSI

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Selasa 31 Maret 2020, 19:33 WIB
Menurut Budiarto penundaan tersebut agar persiapan penyelenggaraan PON bisa berjalan dengan...
MI/Pius Erlangga

Olimpiade Diundur, PBSI: Waktu Persiapan Jadi Lebih Panjang

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Selasa 31 Maret 2020, 17:30 WIB
Olimpiade Tokyo 2020 menjadi tanggal 23 Juli-8 Agustus 2021. Pengunduran satu tahun membuat PP PBSI punya banyak PR, antara lain menyusun...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya