Jumat 13 Desember 2019, 10:48 WIB

Ujian Sekolah Tertunda Akibat Banjir di Solok

Antara | Nusantara
Ujian Sekolah Tertunda Akibat Banjir di Solok

Antara
Sejumlah pengungsi korban banjir bandang berada di tempat pengungsian sementara di balai adat, Desa Pakan Rabaa Timur, Solok Selatan.

 

SEBANYAK 162 murid SMP N 2 Solok Selatan, Sumatra Barat, tidak bisa melaksanakan ujian semester karena jalan menuju sekolah tersebut terendam banjir sekitar 80 centimeter.    

"Ujian hari ini ada dua mata pelajaran, salah satunya seni budaya, terpaksa kami undur Senin (16/12) karena jalan menuju ke sekolah terendam banjir," kata Kepala SMPN 2 Solok Selatan, R. Ritta, saat dihubungi dari Padang, Jumat (13/12/2019).
   
Selain meliburkan murid, para guru juga tidak bisa menuju ke sekolah.

"Di sekolah air memang baru sekitar 30 centimeter, tapi akses ke sekolah tidak bisa karena terendam banjir," ujarnya.    

SMPN 2 Solok Selatan berada di Kampung Tarandam, Nagari Pasar Muaralabuh, Kecamatan Sungai Pagu yang saat ini dilanda banjir akibat luapan Sungai Batang Sulit dan Batang Bangko.      

"Peningkatan debit air Sungai Batang Bangko dan Batang Suliti akibat hujan yang melanda daerah itu pada Kamis  hingga Jumat. Pelaksanaan ujian di SD Islam Terpadu (IT) Muaralabuh, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, juga tidak bisa dilaksanakan hari ini karena sekolah mereka terendam banjir akibat luapan Sungai Batang Bangko," tambahnya.    

Seorang wali murid di sekolah tersebut, Firdaus Firman menyebutkan 387 murid SD Islam Terpadu Muara Labuh hari ini tidak bisa mengikuti ujian, karena sekolah terendam air.

baca juga: NTB Punya Pabrik Kayu Putih Terbesar di Dunia

 

Sementara Camat Sungai Pagu Rolli Almar menyebut banjir mulai merendam rumah warga di Kampung Tarandam sejak jam 5.30 WIB. Bukan saja rumah warga, banjir juga merendam Mapolsek Sungai Pagu.  Ia menyebutkan, warga yang terdampak banjir sudah mulai meninggalkan rumah. Dan pihak BPBD telah menyiapkan perahu karet untuk mengevakuasi warga.    

"Di RTH Muaralabuh juga sudah didirikan tenda pengungsian," ujarnya. (OL-3)

 

Baca Juga

Dok The Learning Farm

Optimisme Petani Cidaun Hingga Sleman di Masa Pandemi  

👤Iis Zatnika 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 22:25 WIB
Sektor pertanian memang moncer di saat pandemi, namun dibutuhkan kolaborasi para pemangku kepentingan untuk mengungkit kesejahteraan...
Antara

Ulama : Bisnis Prostitusi Daring di Aceh Meningkat Selama Pandemi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 22:00 WIB
Maraknya dugaan prostitusi daring yang ditawarkan melalui aplikasi media sosial melalui telepon pintar di Aceh, telah menyebabkan keresahan...
MI/Rendy Ferdiansyah.

BMKG : Aceh Harus Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Pekan Depan

👤Mediaindonesia 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 21:30 WIB
Hingga awal pekan depan 'share line' (belokan angin) masih akan terjadi di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya