Jumat 13 Desember 2019, 09:56 WIB

Polri Petakan Kerawanan Liburan Natal Tahun Baru

Ilham Pratama | Politik dan Hukum
Polri Petakan Kerawanan Liburan Natal Tahun Baru

MI/Mohamad Irfan
Menko Polhukam Mahfud MD memimpin rapat gabungan pemetaan kerawanan liburan Natal dan Tahun Baru, Jumat (12/12/2019).

 

MABES Polri menggelar rapat koordinasi lintas sektoral bidang operasional tahun 2019. Terutama untuk menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Polri bakal menggelar operasi kemanusiaan dengan sandi Operasi Lilin 2019. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD yang membuka rapat, mengatakan keamanan dan kenyamanan masyarakat harus terjamin pada Nataru 2020.

"Pembahasan bersama guna mengetahui kesiapsiagaan dan sinergitas pejabat dan kementerian atau lembaga untuk menanggulangi kerawanan," kata Mahfud di gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan, Jumat (13/12/2019).

Dia menyebut Operasi Lilin 2019 wajib menjamin kelancaran ibadah Natal dan Tahun Baru. Agar kegiatan masyarakat berjalan aman dan damai tanpa gangguan.

"Beberapa hal yang jadi atensi kerawanan Natal dan Tahun Baru di antaranya adalah ancaman terorisme, kelancaran arus mudik, serta gangguan kamtibmas. Itu berdasarkan pengalaman tahun-tahun lalu," jelas Mahfud.

Mahfud berharap rapat ini menjadi amunisi bagi kementerian maupun lembaga untuk meminimalisir peningkatan ancaman kerawanan menjelang Nataru 2020.

baca juga: Bakohumas BIN Paparkan Tantangan Gerakan Deradikalisasi

"Mari kita pastikan bahwa penyelanggaraan ibadah keagaamaan penuh toleransi aman dan damai di seluruh tanah air. Agar tercipta sebagai cerminan kerukunan hidup beragama masyarakat Indonesia," tandasnya.

Rapat ini juga dihadiri, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Menteri Perhubungan  Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More