Jumat 13 Desember 2019, 07:59 WIB

Hasil Survei KUB 2019: Tak Ada Daerah Tidak Rukun dan Intoleran

Siswantini Suryandari | Humaniora
Hasil Survei KUB 2019: Tak Ada Daerah Tidak Rukun dan Intoleran

MI/Bary Fathahilah
indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) 2019 menunjukkan angka tinggi di seluruh Indonesia.

 

BALITBANG Diklat Kementerian Agama baru saja merilis survei tentang indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) 2019. Ketua Tim Survei Prof Dr Adlin Sila menegaskan bahwa temuan survei menunjukan indeks kerukunannya tinggi di seluruh Indonesia.

"Tidak ada satu pun temuan indeks yang menyatakan ada daerah yang tidak rukun atau tidak toleran. Semua daerah rukun dan toleran," tegas Adlin dalam keterangan resmi, Kamis (12/12/2019).

Bahwa ada perbedaan indeks antara satu daerah dengan daerah lain, Adlin Sila mengatakan, hal itu lebih pada potret adanya dinamika di masing-masing daerah. Data yang didapat dalam survei ini juga tidak mewakili agama, melainkan area.

"Jadi perbedaan indeks bukan karena agama, tetapi faktor sosial demografis, budaya, dan pemahaman atas peraturan perundang-undangan yang ada," ujarnya.

Sehubungan itu, hasil survei ini bukan untuk membandingkan satu daerah dengan daerah lain.

"Kerukunan sangat kontekstual, jadi tidak bisa dibanding-bandingkan," jelasnya.

Adlin Sila mengatakan, indeks KUB yang disurvei Kemenag untuk mengukur persepsi masyarakat tentang indikator-indikator kerukunan, yaitu toleransi, kesetaraan, dan kerja sama. Sehingga, skor indeks tinggi atau rendah diperoleh dari kondisi psikososial masyarakat sebagai hasil dari realitas pengalaman sehari-hari dalam interaksi antar sesama pemeluk agama.

"Skor indeks akan tinggi ketika masyarakat (responden) tidak ada sedikitpun resistensi pada konsep yang ditanyakan. Sebaliknya, indeks akan rendah ketika banyak masyarakat suatu daerah yang resisten atas item-item yang dipertanyakan," tuturnya.

baca juga: Presiden Dukung Penuh Penghapusan Ujian Nasional

Secara internal, indeks KUB juga memiliki fungsi untuk menentukan tindakan pemberdayaan yang harus dilakukan Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas kerukunan umat.

"Pun, bisa juga dimanfaatkan Pemda sebagai bahan dalam perumusan kebijakan," tandasnya. (OL-3)

 

Baca Juga

Antara/Anis Efizudin

Asesmen Nasional Diharapkan tidak Picu Kegaduhan Publik

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 26 Oktober 2020, 00:24 WIB
Pemerintah diminta mempersiapkan Asesmen Nasional dengan matang dan mengoptimalkan sosialisasi. Sehingga, tidak ada kegaduhan di tengah...
Antara/Dhemas Reviyanto

Penumpang Ingin Rapid Test di Stasiun, KAI: Sebaiknya H-1

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 23:25 WIB
Mengingat, ada prediksi lonjakan penumpang saat libur panjang pada akhir Oktober. PT KAI pun mengimbau calon penumpang melakukan...
Antara/Raisan Al Farisi

Prediksi BMKG, Berawan Hingga Hujan Dua Hari Mendatang

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 22:43 WIB
Masyarakat diimbau tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem. Seperti, puting beliung dan hujan lebat disertai...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya