Jumat 13 Desember 2019, 05:30 WIB

Adu Cepat Gaet Shin Tae-yong

(Faj/R-2) | Sepak Bola
Adu Cepat Gaet Shin Tae-yong

AFP
Pelatih Korea Selatan Shin Tae-yong

 

PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) condong memilih Shin Tae-yong untuk mengisi posisi pelatih timnas senior. PSSI berpacu dengan waktu karena mantan pelatih timnas Korsel itu juga menjadi incaran klub Tiongkok.

Santer dikabarkan, PSSI berpatokan dari hasil asesmen di Malaysia bersama Shin Tae-yong, anggota komite eksekutif organisasi sepak bola nasional itu cenderung memilih pelatih berkebangsaan Korsel itu. Tae-yong menjadi pilihan ketimbang arsitek asal Spanyol, Luis Milla.

Kendati demikian, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule belum memastikan akan mengontrak Shin Tae-yong. Sebelumnya, nama Shin Tae-yong santer terdengar akan segera dikontrak PSSI. Namun, ketika ditanya lebih lanjut, jawaban Iwan belum memberikan titik terang.

"Nanti, kalau soal pelatih nanti kita sampaikan," kata Iwan, ketika ditemui di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, kemarin.

Iwan Bule menambahkan, tak hanya PSSI yang tertarik dengan Shin Tae-yong. Klub Tiongkok, Shenzhen FC, dikabarkan mengikat Shin Tae-yong. "Kabarnya dia mau diambil sama klub Tiongkok. Jadi kami harus cepat-cepatan," ungkap Iwan.

Namun, kabar berbeda justru diberitakan media Korea Selatan, Sports Chosun yang melaporkan Shin Tae-yong lebih memilih menukangi Shenzhen FC.

"Menurut sejumlah agen yang akrab dengan sepak bola Asia, Shin Tae-yong akan melatih klub Tiongkok, Shenzhen FC," tulis Sports Chosun.

Di bagian lain, PSSI tetap akan memberikan bonus kepada timnas U-23 asuhan Indra Sjafri yang meraih medali perak di SEA Games 2019 Filipina. "Pasti (bonus), besar-kecilnya nanti dibicarakan. Anak-anak sudah melakukan yang terbaik," kata Iwan. Pemberian bonus dari PSSI itu juga diamini manajer tim sepak bola SEA Games 2019, Sumardji. (Faj/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More