Kamis 12 Desember 2019, 22:41 WIB

Honda Peduli Lingkungan Melalui Wahana Eco Movement

M. Setiawan Alun Segoro | Humaniora
Honda Peduli Lingkungan Melalui Wahana Eco Movement

MI/M. Setiawan Alun Segoro
Honda Eco Moevment

 

DILER sepeda motor Honda wilayah Jakarta dan Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) mengajak konsumennya untuk ikut peduli lingkungan lewat gerakan mendonasikan pohon Bakau.

Gerakan yang diusung PT WMS itu mengajak konsumen sepeda motor Honda lebih peduli lingkungan. Caranya, untuk setiap unit sepeda motor Honda yang dipasarkan PT WMS beserta jaringan dealernya kepada konsumen, maka di sini konsumen telah ikut mendonasikan satu pohon Bakau.

Pohon Bakau atau Mangrove itu yang kemudian di tanam di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk oleh PT WMS dan jaringan dealer nya, didukung komunitas sepeda motor Honda, komunitas Kesemak Mangrove Volunteer (Kemangteer), relawan peduli Hutan Mangrove yang dibentuk para mahasiswa Universitas Diponegoro, dan perwakilan konsumen.

“Jadi Wahana Eco Movement adalah gerakan peduli lingkungan yang dibuat Wahana dan konsumen yang telah membeli unit sepeda motor Honda di jaringan dealer kami sepanjang Maret hingga November 2019,” ucap Ario, Head of Marketing PT WMS.

Baca juga : 'Rangga' Ajak Sentuh Kepedulian Lingkungan Masyarakat Lewat Film

Dalam kesempatan ini, Rabu (11/12), tak kurang 10.000 pohon Bakau di tanam di kawasan konservasi yang terletak di Jakarta Utara tersebut.
Karena keterbatasan jumlah pohon Bakau yang ada, penanaman terbagi menjadi dua termin. Termin pertama dilakukan Rabu (11/12) sebanyak 5.000 bibit. Adapun termin kedua dilakukan tahun depan, juga sebanyak 5.000 bibit.

Sepanjang 2019, Honda telah sukses menjaga kepercayaan masyarakat, dengan menguasai market share 73% penjualan roda dua di Tanah Air.

“Untuk wilayah Jakarta dan Tangerang, sepanjang 2019 kami berhasil pasarkan 400 ribu unit sepeda motor. Intinya kembali kami tegaskan, bahwa Honda Motor tak sekadar berbisnis, tapi juga peduli lingkungan. Kepedulian ini juga hasil kontribusi konsumen kami di Jakarta dan Tangerang,” tutup Ario. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More