Kamis 12 Desember 2019, 21:45 WIB

Produktivitas Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi 2020

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Produktivitas Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi 2020

Antara/Galih Pradipta
Aktivitas bongkar muat di terminal Peti Kemas Tanjung Priok

 

PRODUKTIVITAS dan ekspansi ke pasar global menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun mendatang.

Hal itu ditegaskan Ekonom Bank Danamon Wisnu Wardana dalam diskusi Reaching Global Productivity di Kantor Pusat Bank Danamon, Jakarta, Kamis (12/12).

"Perekonomian Indonesia pada 2020 akan didukung oleh stabilitas sektor eksternal yang lebih kondusif. Hal itu akan membuka kesempatan agar dapat fokus pada peningkatan produktivitas sumber daya manusia serta aset negara sebagai kekuatan untuk bersaing di pasar internasional," kata Wisnu.

Namun ia juga mengatakan, akan ada tantangan yang harus dihadapi oleh Indonesia dalam jangka pendek. Menurutnya, di 2020 akan terjadi pelambatan di sektor riil.

Oleh karenanya pemerintah harus mengeluarkan kebijakan yang dapat mengantisipasi pelemahan di sektor riil itu. Salah satunya ialah dengan menemukan mesin pertumbuhan ekonomi baru.

Baca juga ; Bank Dunia Sebut Ekonomi RI Membaik Tahun Depan

Mesin pertumbuhan ekonomi baru itu, lanjut Wisnu, tengah diupayakan oleh pemerintah melalui fokus pembangunan utama yaitu pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dengan SDM yang berkualitas, kata Wisnu, maka produktivitas dan daya saing perekonomian Indonesia juga akan meningkat.

Menyoal proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia, Wisnu mengatakan, Bank Danamon memperkirakan pertumbuhan ekonomi Tanah Air pada 2020 akan tumbuh hingga 5,0% dan tingkat inflasi terjaga di kisaran 3,4%.

"Kondisi global dan domestik yang mengarah ke bawah saat ini, kita mempredikisi Indonesia tahun depan akan tumbuh sekitar 5,0%. Sementara indeks harga konsumen diprediksi akan terjaga dikisaran 3,4%," pungkas Wisnu. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More