Kamis 12 Desember 2019, 20:16 WIB

Cyberbullying, Donald Trump Perolok Lagi Aktivis Greta Thunberg

Irana Shalindra | Weekend
Cyberbullying, Donald Trump Perolok Lagi Aktivis Greta Thunberg

Twitter
Presiden Donald Trump melontarkan cuitan terkait terpilihnya Greta Thunberg sebagai TIME

Selang sehari dari tersiarnya berita aktivis lingkungan Greta Thunberg sebagai TIME's Person of The Year, Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan cemoohan terhadap gadis berusia 16 tahun itu.

Pada akun twitter resminya, Kamis (12/12) pagi, Trump mencuit:
'So ridiculous. Greta must work on her Anger Management problem, then go to a good old fashioned movie with a friend! Chill Greta, Chill!'

Artinya, kurang lebih, 'Sungguh konyol. Greta seharusnya menuntaskan masalah manajemen amarahnya, lalu pergi menonton film dengan teman! Santai, Greta, santai!.'

Cuitan tersebut ia lontarkan untuk menanggapi cuitan Roma Downey, penulis asal AS yang memberi selamat kepada Greta atas terpilihnya ia sebagai Person of The Year oleh majalah TIME.

Sebelumnya, pada September silam, Trump juga pernah mencuit ejekan seusai Thunberg menyampaikan pidato yang emosional dalam forum Konferensi Iklim PBB di New York, AS.

'She seems like a very happy young girl looking forward to a bright and wonderful future. So nice to see!,' cuit Trump yang hanya sesaat menghadiri orasi Thunberg.

Menanggapi sarkasme Trump, Thunberg kemudian mengganti bio akun twitternya menjadi: a very happy young girl looking forward to a bright and wondergul future.

Saban tahun, TIME menyematkan titel tersebut kepada sosok, kelompok, gagasan, atau bahkan benda, yang dianggap menimbulkan impak secara global pada tahun bersangkutan.

Pada 2018 dan 2017 misalnya, titel Person of The Year disematkan TIME kepada masing-masing, kelompok jurnalis yang menghadapi atau mengalami kekerasan lantaran reportase yang mereka lakukan, serta kelompok perempuan yang mengalami pelecehan dan atau kekerasan seksual dan menginisiasi gerakan #MeToo.

Sementara itu, pada 1982, titel tersebut diimprovisasi menjadi 'Machine of The Year' dan 'dianugerahkan' kepada perangkat komputer seiring bergulirnya abad informasi.

Adapun Thunberg, yang telah menarik kembali atensi dunia kepada isu perubahan iklim dan pemanasan global, merupakan penyandang termuda dari predikat Person of The Year yang bermula pada 1927.

Thunberg melakukan 'mogok sekolah' setiap Jumat untuk berunjuk rasa di luar gerdung parlemen guna meningkatkan kesadaran publik tentang keadaan darurat iklim dan kebutuhan mendesak bagi pemerintah untuk segera mengambil tindakan komprehensif. Dia memulai kampanye itu sendirian di Swedia tahun lalu, dan tumbuh dengan cepat menjadi gerakan global. (M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More