Kamis 12 Desember 2019, 20:00 WIB

Ini Modus Operandi Pengedaran Heroin Jaringan Indonesia-Pakistan

Ferdian Ananda Majni | Megapolitan
Ini Modus Operandi Pengedaran Heroin Jaringan Indonesia-Pakistan

MI/Andry Widyanto
Pengungkapan Heroin Jaringan Indonesia-Pakistan

 

KEPOLISIAN Daerah Metro Jaya membongkar jaringan narkotika Indonesia-Pakistan yang akan mengedarkan 5 kg heroin di malam perayaan pergantian tahun di ibu kota.

Tersangka SH, 27 warga negara Pakistan yang ditembak mati aparat, mengedarkan heroin tersebut dengan menyimpannya pada kemasan susu bubuk.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan upaya menyimpan di dalam kemasan susu bubuk itu dilakukan untuk mengelabui petugas kepolisian.

“Pelaku menyelundupkan heroin ini dengan menggunakan bungkus susu. Diumpetin dibungkus Dancow dan Tropicana slim," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (12/12).

Pengungkapan kasus ini, Kata Yusri berawal dari laporan masyarakat terkait peredaran Heroin di Jakarta. Selanjutnya, pihaknya menyelidiki dan memantau pergerakan tersangka berinsial SH 27, yang merupakan WN Pakistan.

Baca juga : Polisi Bongkar 5kg Heroin yang akan Diedarkan saat Tahun Baru

"Pada hari Rabu (11/12) kemarin sekitar pukul 17.30 WIB sore, Unit 1 Subdit 1 berhasil menangkap SH warga negara Pakistan di Pintu 2 Mangga Dua Square di Gunung Sahari," sebutnya.

Dari tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti heroin seberat 5 kilogram kategori jenis nomor 1 Heroin itu yang berasal dari Pakistan dan target edar di Indonesia.

"Yang disasar heroin itu menengah ke atas, ini harganya fantastis sekali. Menengah ke bawah tidak bisa. Rata-rata penggunanya menengah ke atas," terangnya.

Yusri menambahkan, tersangka SH merupakan salah satu jaringan pengedar heroin dari 2 tersangka lainnya yang sudah lama ditangkap. Keduanya juga merupakan warga negara Pakistan.

"Seluruh operator yang kita ketahui WN Pakistan. Yang sudah ditangkap itu mereka habis transaksi dengan orang Pakistan baru kita kembangkan dan dapatlah 5 kilogram ini," lanjutnya, (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More