Kamis 12 Desember 2019, 17:02 WIB

Puan: Gibran Tetap Harus Ikut Seleksi di PDIP

Cahya Mulyana | Nusantara
Puan: Gibran Tetap Harus Ikut Seleksi di PDIP

MI/Haryanto Mega
Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka mendatangi kantor DPD PDI Perjuangan di Semarang, hari ini.

 

PUTRA sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi calon kepala daerah untuk mendapatkan tiket PDIP dii Pilkada Walikota Surakarta. Ketentuan itu berlaku umum dan tanpa pengecualian walaupun untuk anak orang nomor satu di Indonesia.

"Mekanisme meminta dilakukan secara normatif, artinya (Gibran) harus mengikuti semua proses yang ada di internal yang kita lihat lagi bagaimana nantinya. Yang penting harus daftar dulu karena kalau enggak daftar tidak bisa ikut proses," terang Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (12/12).

Ia menjelaskan PDIP menghormati keinginan Gibran menggunakan hak politiknya untuk maju sebagai peserta seleksi calon Walikota Surakarta. Catatannya, Gibran harus mengikuti mekanisme yang berlaku di partai berlambang kepala banteng itu dan menghormati keputusan panitia seleksi.

Baca juga: Tepis Bangun Dinasti Politik, Jokowi : Hak Pilih di Tangan Rakyat

Pasalnya, Puan mengatakan tahapan ini merupakan ketentuan bagi setiap kader yang berkenaan maju di Pilkada dan tanpa pengecualian. "Ini kan hak politik individu dan hak politik dari Gibran untuk bisa maju menjadi salah satu calon yang ada di Solo. Jadi ya selama itu mengikuti mekanisme internal yang ada di PDIP ya kita persilakan yang bersangkutan mengikuti mekanisme yang ada di PDIP," ungkapnya.

Selain Gibran, Puan menjelaskan PDIP masih memberikan peluang bagi seluruh kader untuk mengikuti kontestasi untuk mendapatkan tiket atau dukungan di Pilkada Surakarta. "Inikan baru dibuka, saya dapat laporan hari ini baru dibuka di DPD Jawa Tengah, belum tahu ada berapa calon. Tapi inikan terbuka untuk semya Jawa Tengah bukan hanya Solo," pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More