Kamis 12 Desember 2019, 09:20 WIB

Gubernur Babel Akan Tindak Tegas Kapal Trawl

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Gubernur Babel Akan Tindak Tegas Kapal Trawl

MI/Rendy Ferdiansyah
Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan (baju putih) berdialog dengan para nelayan di Desa Tanjung Sangkar Bangka Selatan, Rabu (11/12/2019).

 

GUBERNUR Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan berjanji akan melakukan tindak tegas terhadap kapal trawl yang beraktivitas di seluruh perairan Babel, khususnya di laut Lepar Pongok Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Hal tersebut diutarakan Erzaldi saat melakukan kunjungan kerja di Desa Tanjung Sangkar Bangka Selatan, Rabu (11/12/2019).

"Nanti ada 30 nelayan yang akan kita libatkan bersama tim terdiri dari TNI AL, Polair, Satpol PP, DKP dan kepolisian untuk melakukan penertiban  kapal trawl yang meresahkan nelayan selama ini," kata Erzaldi dihadapan ratusan nelayan Tanjung Sangkar dan Kumbung.

Tugas 30 nelayan ini adalah memberikan informasi kepada petugas adanya kapal-kapal trawl dari tiga desa, yakni Desa Sadai, Pulau Tinggi dan Pulau Panjang.

"Saya mau informasinya akurat, nanti tim akan bergerak melakukan penindakan. Memang kita tidak bisa sita kapalnya karena di bawah 10 groston, tetapi kita bisa sita alat tangkapnya," ujarnya.

Namun sebelum dilakukan tindakan, Ia meminta DKP, TNI AL, Polair dan Kepolisian melakukan sosialiasi kepada nelayan trawl di tiga desa tersebut.

"Kita sosialisasi ke nelayan trawl tiga desa itu, agar mereka tidak beraktivitas di titik-titik yang dilarang," ungkap dia.

Ia menambahkan, Pemprov Babel akan menempatkan dua kapal patroli di Desa Tanjung Sangkar berserta petugas.

"Kami akan dirikan pos, nanti ada 2 kapal berserta petugasny. Seminggu sekali petugas ini secara bergantian melakukan penjagaan," terangnya.

Tokoh agama Tanjung Sangkar, Samsul Bahari menjelaskan bahwa sudah puluhan tahun nelayan kepiting mengeluh karena jaring mereka selalu hilang disapu kapal jaring trawl.

baca juga: BPPT Pasang Alat Deteksi Dini di Selatan Jawa dan Bali

"Satu jaring itu Rp6 juta, setiap hari selalu ada yang hilang karena trawl. Harapan kita dengan adanya ketegasan gubernur akan mampu mengatasi masalah tersebut," kata Samsul.

Danlanal Babel, Letkol Dudik Kuswono akan mengerahkan personel dan armada untuk mengatasi masalah trawl ini, begitu pula Wadir Polair Babel, I Nasution juga menyatakan kesiapannya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More