Rabu 11 Desember 2019, 21:45 WIB

Kemenpora Diminta segera Inventarisasi Atlet

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Kemenpora Diminta segera Inventarisasi Atlet

ANTARA
Kontingen Indonesia di SEA Games 2019

KONTINGEN Indonesia mengamankan peringkat empat SEA Games 2019 Filipina, setelah mengumpulkan 72 medali emas, 84 perak, dan 111 perunggu pada Rabu (11/12).

Tim kontingen Indonesia gagal wujudkan keinginan Presiden Joko Widodo menjadi dua besar atau menempati peringkat kedua di ajang multicabang olahraga dua tahunan itu. Target diberikan setelah tim Merah Putih menempati peringkat kelima di SEA Games 2017 Malaysia, dengan raihan 38 medali emas, 63 perak, dan 90 perunggu.

Anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi, mengatakan, jika capaian Indonesia di SEA Games 2019 sudah baik lantaran mampu naik satu peringkat jika dibandingkan dengan saat bertarung di SEA Games 2017 Malaysia.

"Dengan target runner up memang harus ada gebrakan besar secara nasional, tidak hanya slogan namun harus program nyata dan memerlukan biaya cukup besar," tutur Yoyok kepada Media Indonesia, Rabu (12/11).


Baca juga: SEA Games 2019 Ditutup, Vietnam Tuan Rumah SEA Games 2021


Namun, ia menggarisbawahi bahwa Pemerintah harus lebih berkonsentrasi melakukan pembinaan atlet pada cabor unggulan. Hal ini supaya pembinaan atlet lebih merata baik di tingkat pusat, daerah (provinsi) dan kabupaten/kota.

Selain itu, Yoyok ingin para pemangku olahraga Indonesia, seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga, Komite Olahraga Indonesia, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia segera melakukan inventarisasi atlet dan target untuk Olimpiade.

Ia pun ingin para stakeholder olahraga ini segera menyiapkan langkah-langkah konkret untuk mewujudan target tersebut.

"Langkah konkret Komisi X tentu sesuai tupoksi kita, kita akan dukung dengan anggaran APBN untuk Kemenpora, KONI, dan KOI. Tapi harus jelas usulan program-programnya, harus jelas dan bisa dihitung," tuturnya. (OL-1)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More