Rabu 11 Desember 2019, 11:00 WIB

Stok Menipis, Harga Jagung Mulai Naik

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Stok Menipis, Harga Jagung Mulai Naik

ANTARA FOTO/Arnas Padda
Petani memanen jagung di Galesong Utara, Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/12/2019).

 

KETUA Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Singgih Januratmoko mengatakan harga jagung di pabrik pakan mulai merangkak naik.

Ia mengungkapkan, di wilayah Jabodetabek, harga jagung sudah mencapai Rp4.700 per kilogram (kg).

Mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) 58 Tahun 2018, harga acuan jagung dengan kadar air 15% di tingkat konsumen atau pabrik pakan hanya Rp4.000 per kg.

"Kenaikan harga jagung terjadi karena stok mulai menipis. Saat ini, sentra-sentra jagung baru memasuki masa tanam sehingga tidak ada hasil yang bisa dipanen," ujar Singgih kepada Media Indonesia, Rabu (11/12).

Baca juga: Pengusaha Pakan Ternak Ingatkan Harga Jagung Masih Mahal

Jika tidak diantisipasi dengan baik, lanjut dia, harga jagung bisa melambung hingga melampaui Rp5.000 per kg pada awal tahun depan.

Ia pun menyayangkan sikap pemerintah yang tidak berkaca dari situasi di tahun sebelumnya ketika hal serupa terjadi. Langkah impor sebagai penanganan masalah pun dilaksanakan terlambat.

"Tahun ini juga telat. Sebetulnya impor itu tidak masalah asal diatur pemerintah. Tidak bertepatan dengan masa panen," tutur dia.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More