Rabu 11 Desember 2019, 07:00 WIB

Penembakan di RS Rep Ceko, Enam Pasien Tewas

Basuki Eka Purnama | Internasional
Penembakan di RS Rep Ceko, Enam Pasien Tewas

AFP/Radek MICA
Polisi berjaga-jaga di depan rumah sakit di Ostrava tempat terjadinya penembakan yang menewaskan enam pasien.

 

SEORANG pelaku penembakan, Selasa (10/12), bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri setelah menewaskan enam pasien di sebuah rumah sakit di Kota Ostrava, Rep Ceko.

Pelaku tersebut menembak pasien dari jarak dekat di ruang perawatan trauma di Rumah Sakit Kampus di Ostrava yang terletak sekitar 300 kilometer di timur Praha.

Empat laki-laki dan dua perempuan tewas dalam aksi penyerangan yang terjadi hanya selama beberapa detik itu.

Seorang ayah tewas ditembak saat berusaha melindungi putrinya. Dua pria lainnya adalah pegawai pelayanan penjara di kota tersebut.

Dua orang lainnya berada dalam kondisi kritis, Seorang perempuan mengalami luka di kepala sementara seorang pria telah menjalani operasi.

Baca juga: Uni Eropa akan Bahas Nasib Kebijakan Timur Tengah

Polisi Rep Ceko mengaku belum mengetahui apa alasan pelaku berusia 42 tahun itu melakukan aksinya.

"Pelaku melepaskan tembakan dari jarak dekat, mengincar bagian kepala dan leher," ujar Perdana Menteri Rep Ceko Andrej Babis.

Surat kabar DNES mengutip saksi mata yang mengatakan pelaku mengusir anak-anak dari ruang tunggu sebelum melakukan aksinya.

"Dia mendatangi korbannya. Dia kemudian berkata, 'satu' dan menembak. Dia pergi ke korban lainnya kemudian berkata 'dua' dan menembak," ungkap saksi mata yang tidak disebutkan namanya itu.

Pelaku dilaporkan meninggalkan rumah sakit itu setelah berusaha mengisi ulang senjatanya namun gagal. Dia pergi menggunakan mobil Renault Laguna berwarna perak dan diburu oleh polisi.

"Pelaku kemudian pulang ke rumah, bertemu ibunya, mengaku telah menembak sejumlah orang, dan mengatakan dirinya akan bunuh diri," ungkap Babis.

Pelaku kemudian kembali melarikan diri lagi dan bunuh diri di dalam mobilnya

Polisi mengatakan pelaku melakukan aksinya menggunakan senjata api buatan Rep Ceko CZ 75.

"Sepengetahuan kami, dia tidak ada dalam data pemilik senjata apik," ujar Kepala Polisi Regional Tomas Kuzel. (AFP/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More