Rabu 11 Desember 2019, 00:40 WIB

Membidik Dua Gelar di Guangzhou

(Des/R-2) | Olahraga
Membidik Dua Gelar di Guangzhou

ANTARA FOTO/Handout/Widya Amelia/Humas PP PBSI/
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kanan) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo

DENGAN mengirimkan tujuh wakil pada ajang bulu tangkis BWF World Tour Finals 2019 di Guangzhou, Tiongkok, Indonesia optimistis meraih dua gelar.

Tekad dan keyakinan mendapatkan dua gelar itu diungkapkan Sekretaris Jenderal PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) Achamd Budiharto di Jakarta, kemarin. "Saya kira, potensi juara itu ada ya. Semoga bisa dua gelar juara dan hasil tersebut juga sudah bagus sekali untuk kita," ujarnya.

Pada laga pembuka ajang yang hanya diikuti delapan peringkat teratas dunia itu, ganda Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bentrok dengan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Itu merupakan pertemuan keenam mereka dan Ahsan/Hendra unggul 4-2.

"Target kami lolos dari babak penyisihan grup dulu. Melihat peluang, pasti ada untuk siapa pun yang mau berusaha maksimal," tandas Hendra.

Di grup lain, Minions atau Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akan memulai laga panas menghadapi pasangan Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen.

Lima wakil Indonesia yang lain juga tampil hari ini. Di ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti harus berhadapan dengan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. Di tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting meladeni Chou Tien Chen dan Jonatan Christie akan berhadapan dengan pemain asal Denmark, Anders Antonsen.

Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang baru saja menyabet medali emas SEA Games 2019 akan meladeni penghuni peringkat dua dunia asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. (Des/R-2)

Baca Juga

Dok PBSI

PBSI Manfaatkan Mundurnya Olimpiade Tokyo

👤Antara 🕔Selasa 31 Maret 2020, 19:56 WIB
PBSI masih menunggu pengumuman resmi dari Federasi Bulu tangkis Dunia (BWF) mengenai kepastian proses kualifikasi...
ANTARA FOTO/Indrayadi TH

Desakan Penundaan PON 2020 Digaungkan PBSI

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Selasa 31 Maret 2020, 19:33 WIB
Menurut Budiarto penundaan tersebut agar persiapan penyelenggaraan PON bisa berjalan dengan...
MI/Pius Erlangga

Olimpiade Diundur, PBSI: Waktu Persiapan Jadi Lebih Panjang

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Selasa 31 Maret 2020, 17:30 WIB
Olimpiade Tokyo 2020 menjadi tanggal 23 Juli-8 Agustus 2021. Pengunduran satu tahun membuat PP PBSI punya banyak PR, antara lain menyusun...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya